Malam Pergantian Tahun, Botol BIR Berserakan Dipantai Lakey
DOMPU, MediaNTB.com - Kawasan pantai lakey yang berlokasi di Desa
Hu’U, Kecamatan Hu’U, Kabupaten Dompu tidak hanya menyajikan pemadangan yang
indah akan panorama alam dan suara ombak pantainya yang besar. Namun ditengah
sejuta keindahan pantai lakey tersebut, ternyata juga menyanjikan pemandangan
yang memprihatinkan.
Kondisi itu pun terbukti dari
hasil pantauan langsung wartawan ini, Minggu (31/12/2016). Dimana di lokasi
pinggir pantai lakey tersebut, terlihat jelas sejumlah botol minuman keras
jenis Bir (Botol Bir) berserakan diatas pasir pantai tersebut. Botol Bir
tersebut merupakan sisa minuman yang dibuang oleh sejumlah pengunjung yang
merayakan malam tahun baru 2017 di kawasan pantai lakey.
Namun ditengah kodisi itu,
ternyata botol bir tersebut memiliki nilai jual bagi warga Desa Hu’U Kecamatan
Hu’U Kabupaten Dompu yang saat itu langsung memungut dan mengumpulkan botol bir
yang berada di lokasi pantai setempat.
“Dari kemarin (beberapa hari
sebelum perayaan tahun baru 2017, Red) saya terus memungut dan mengumpulkan
botol bir yang berserahkan diatas pantai ini. Mala mini pun saya melakukan hal
yang sama. Rencananya botol ini akan saya jual ditempat pengempul,” ujar Rohana
(45 thn) warga Desa Huu, saat diwawancarai wartawan ini di lokasi pantai lakey,
Minggu malam (31/12/2016).
Diakui Rohana, jumlah botol bir
yang sudah berhasil dikumpulkan oleh dirinya lokasi pantai ini sudah mencapai
puluhan botol.”Jujur saja, dari menjual botol bir ini keuntungan yang saya
dapatkan lumayan besar. Karena kalau dijual ke pengepul mereka membayar dengan
harga Rp. 1000 per-botolnya. Itulah alasan kenapa saya memungut botol-botol
ini,” jelasnya.
Disinggung sikap sejumlah
pengujung yang merayakan tahun baru dengan meminum minuman keras jenis bir di
lokasi kawasan pantai lakey…? kata Rohana, dirinya tidak mau ambil pusing
dengan urusan sikap sejumlah pengunjung yang mabuk – mabukan di lokasi pantai
tersebut.”Saya tidak mau tahu mengenai hal tersebut, karena itu urusan mereka.
Yang jelas saya hadir di sini untuk memungut dan mengumpulkan botol- botol
ini,” tuturnya.
Menurut Rohana, dengan memungut
botol bir dikawasan pantai ini, sama hal dirinya ikut membersihkan sisa sampah
yang berserahkan di atas pasir pantai tersebut.” Dari pada botol itu dibiarkan
berserahkan di lokasi pantai dan merusak pemandangan, mending saya ambil untuk
dijual,” Tandasnya.(Sahrul)




Post a Comment