APBD Perubahan 2026, NTB Prioritaskan Kemiskinan, Pangan, dan Pariwisata


Mataram, Media NTB — Pemprov NTB menyampaikan Rancangan Perubahan KUA dan PPAS APBD 2026 dalam rapat paripurna DPRD NTB, Selasa (18/8).


Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri menegaskan, perubahan anggaran diarahkan untuk memperkuat program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, di tengah keterbatasan fiskal dan tantangan ekonomi.


Tiga agenda utama yang menjadi fokus pembangunan adalah pengentasan kemiskinan, penguatan ketahanan pangan, serta pengembangan NTB sebagai destinasi wisata kelas dunia.


Dalam rancangan perubahan APBD 2026, PAD naik 1,56 persen menjadi sekitar Rp3,06 triliun, pendapatan transfer meningkat menjadi sekitar Rp2,49 triliun, sedangkan belanja daerah direncanakan mencapai sekitar Rp6 triliun, naik 4,69 persen atau sekitar Rp269 miliar dari APBD murni.


Pemprov NTB juga menyampaikan solidaritas kepada masyarakat NTT yang terdampak gempa. Bantuan tanggap darurat telah disalurkan sebagai bentuk kepedulian antardaerah.


Ketua DPRD NTB Hj. Baiq Isvie Rupaeda mengapresiasi respons Pemprov NTB dan menegaskan DPRD akan membahas rancangan perubahan KUA-PPAS sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.


Pemprov dan DPRD NTB berharap perubahan APBD 2026 dapat menghasilkan kebijakan anggaran yang efektif, tepat sasaran, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.(NM)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.