BKN Apresiasi Kesiapan NTB Terapkan Manajemen Talenta ASN
Kesiapan tersebut dipaparkan Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal didampingi Sekda, Kepala BKD NTB, dan Tim Manajemen Talenta di hadapan jajaran Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI di Jakarta, Kamis (6/8/2026).
Ekspose dipimpin Deputi Bidang Penyelenggaraan Manajemen ASN BKN RI, Dr. Herman, M.Si., dalam rangka klarifikasi, konfirmasi, dan validasi kesiapan Pemprov NTB.
Gubernur Miq Iqbal menegaskan, pengembangan karier ASN tidak boleh bergantung pada kontestasi sesaat, tetapi harus berdasarkan kinerja, kompetensi, potensi, dan rekam jejak.
“Pengembangan karier ASN tidak boleh lagi bergantung pada kontestasi sesaat. Ke depan, karier aparatur harus dipandu oleh Manajemen Talenta ASN berbasis kinerja dan potensi,” tegasnya.
Saat ini Pemprov NTB mengelola sekitar 27.850 ASN. Sistem yang dibangun mencakup talent mapping, identifikasi jabatan strategis, succession planning, pengembangan kompetensi melalui Individual Development Plan (IDP), strategi retensi talenta, hingga simulasi pengisian jabatan melalui aplikasi SIMATA BKN.
Menurut Miq Iqbal, manajemen talenta menjadi fondasi penting untuk mendukung agenda pembangunan NTB, termasuk pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, dan pengembangan pariwisata.
Sementara itu, Dr. Herman mengapresiasi kesiapan Pemprov NTB dan menyatakan sistem tersebut telah siap memasuki tahapan penetapan.
“Kesiapan Pemerintah Provinsi NTB sangat baik dan sudah siap. Selanjutnya akan kami dalami sehingga mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama rekomendasi Kepala BKN RI dapat segera keluar,” ujarnya.
Jika seluruh persyaratan terpenuhi, Kepala BKN RI akan menerbitkan rekomendasi penetapan penyelenggaraan Sistem Manajemen Talenta bagi Pemprov NTB.
Penerapan sistem ini diharapkan memperkuat birokrasi NTB yang profesional, objektif, adaptif, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik.(NM)





Post a Comment