Gubernur NTB Tegaskan Jabatan Bukan Hak, tapi Amanah yang Harus Dipertanggungjawabkan
Mataram, Media NTB – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, M.Si., menegaskan bahwa jabatan dalam pemerintahan bukanlah hak, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan kinerja nyata.
Penegasan tersebut disampaikan saat Pelantikan dan Pengambilan Sumpah dan Janji Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB, Kamis (9/1/2025).
Gubernur Iqbal menjelaskan bahwa pelantikan tersebut merupakan hasil evaluasi kinerja pejabat selama lebih dari sepuluh bulan terakhir. Penataan jabatan dilakukan untuk memastikan birokrasi Pemprov NTB berjalan lebih efektif, profesional, dan sejalan dengan visi pembangunan daerah serta kebijakan pemerintah pusat.
“Saya tidak memiliki beban politik dengan siapa pun. Penilaian dilakukan secara objektif berdasarkan loyalitas terhadap visi kepemimpinan, komitmen, dan kinerja,” tegasnya.
Seluruh pejabat yang dilantik diwajibkan menandatangani kontrak kinerja dan akan dievaluasi secara terukur, baik melalui sistem internal pemerintahan maupun berdasarkan tingkat kepuasan masyarakat.
“Kita sudah kehilangan hampir satu tahun. Sekarang saatnya mesin pemerintahan ini berlari untuk mengejar target dan mewujudkan visi pembangunan NTB,” ujar Gubernur.
Ia juga mengingatkan para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) agar menjalankan fungsi kepemimpinan dan pembinaan secara tegas, terutama dalam menegakkan disiplin aparatur. Menurutnya, setiap kelalaian dalam pembinaan menjadi tanggung jawab langsung pimpinan OPD.
Dalam pelantikan tersebut, dilakukan sejumlah rotasi dan mutasi jabatan. Di antaranya, Kepala Satpol PP NTB Fathul Gani dilantik menjadi Asisten I Setda NTB, Asisten I Setda NTB Fathurrahman menjadi Kepala BPSDMD NTB, serta Kepala DP3AP2KB NTB Surya Bahari menjadi Kepala Bakesbangpoldagri NTB.
Selanjutnya, Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB Masyhuri dipercaya memimpin Dinas Sosial PPA NTB, Kepala Dinas Perdagangan NTB Jamaluddin Malady menjadi Kepala Biro Pemerintahan Setda NTB, Kepala Dinas Ketahanan Pangan NTB Aidy Furqan menjadi Kepala Disnakertrans NTB, serta Kepala Dinas PUPR NTB Sadimin ditunjuk sebagai Pelaksana Kepala BPBD NTB.
Selain itu, Kepala BPSDMD NTB Baiq Nelly Yuniarti dilantik menjadi Kepala Bappeda NTB, Staf Ahli Gubernur Bidang Sosial dan Kemasyarakatan Ahsanul Khalik menjadi Kepala Dinas Kominfotik NTB, Kepala Dinas Sosial NTB Nunung Triningsih menjadi Kepala Satpol PP NTB, dan Kepala Dinas Kominfotik NTB Yusron Hadi menjadi Staf Ahli Gubernur Bidang Sosial dan Kemasyarakatan.
Rotasi lainnya, Kepala Dispora NTB Wirawan dilantik menjadi Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB, Kepala Biro AP Setda NTB Izzudin Mahili menjadi Kepala Biro Perekonomian dan AP Setda NTB, serta Kepala Biro Umum Setda NTB Muhammad Riadi menjadi Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB.
Menutup sambutannya, Gubernur Iqbal mengajak seluruh pejabat yang dilantik untuk bekerja secara profesional, menjaga integritas, dan meniatkan pengabdian sebagai ibadah. Pemerintah Provinsi NTB, kata dia, akan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada aparatur yang menunjukkan kinerja terbaik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(NM)






Post a Comment