Strategi NTB Entaskan Kemiskinan Ekstrem Lewat Desa Berdaya


Mataram, Media NTB - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggenjot program Desa Berdaya sebagai strategi percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem di tingkat desa.


Kepala DPMPD Dukcapil NTB, Ir. Lalu Hamdi, M.Si., menegaskan program ini tidak sekadar bantuan, tetapi berbasis pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan ketahanan pangan dan pengembangan potensi wisata desa.


Program Desa Berdaya dijalankan melalui dua skema, yakni Tematik dan Transformatif.


Pada skema Tematik, sebanyak 256 desa dan kelurahan menjadi sasaran awal tahun 2026 dengan alokasi bantuan Rp300 juta per wilayah. Dana tersebut wajib digunakan sesuai potensi unggulan desa dan mengacu pada petunjuk teknis yang telah ditetapkan.


Sementara itu, skema Transformatif menyasar langsung 6.711 kepala keluarga miskin ekstrem di 40 desa. Setiap keluarga akan menerima bantuan Rp7 juta yang difokuskan untuk mendukung usaha produktif.


Untuk memastikan efektivitas program, Pemprov NTB menyiapkan 144 pendamping desa yang akan memberikan pendampingan intensif, mulai dari perencanaan usaha hingga pengelolaan keuangan.


Melalui pendekatan ini, Desa Berdaya diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus menekan angka kemiskinan ekstrem secara berkelanjutan di NTB.(san/red)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.