Akselerasi Karier Global: IAI Rawa Aopa Perkuat Sinergi Magang ke Jepang, Koordinasi dengan Kementerian P2MI
Jakarta, Media NTB – Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan mempertahankan komitmennya dalam memperluas cakrawala akademik dan profesional para mahasiswa di kancah internasional. Sebagai langkah konkret menjaga keberlanjutan program strategis tersebut, jajaran pimpinan IAI Rawa Aopa melakukan kunjungan ke Kantor Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) di Jakarta, Selasa (23 Juni 2026).
Kunjungan Wakil Rektor IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Ismail Suardi Wekke, Ph.D. Kehadiran delegasi kampus disambut hangat oleh otoritas kementerian guna mendiskusikan penguatan regulasi, pelindungan, serta pemantapan implementasi program magang mahasiswa ke Negeri Sakura.
Ismail Suardi Wekke menjelaskan bahwa kunjungan ini menjadi bagian bagi institusi dalam memberikan kepastian hukum dan jaminan kualitas bagi mahasiswa yang memilih jalur internasional. Menjadikan magang di Jepang sebagai program unggulan bukan tanpa alasan; skema ini dirancang agar mahasiswa mendapatkan paparan global sekaligus etos kerja yang tinggi sejak bangku kuliah.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap jengkal langkah mahasiswa kami di luar negeri berada dalam koridor hukum yang aman dan memiliki nilai tambah akademik yang tinggi," ujar Ismail di usai pertemuan di Kementerian P2MI.
Ismail menambahkan, IAI Rawa Aopa Konawe Selatan sengaja mendesain program magang sedemikian rupa sehingga menjadi pilihan utama mahasiswa. Pengalaman praktis di industri modern Jepang dinilai menjadi daya tarik yang membedakan kampus ini dengan institusi lainnya di daerah.
Menurut Ismail, kunci keberhasilan program ini terletak pada integrasi kurikulum. Pihak kampus tidak lagi melihat kuliah teori di kelas dan praktik magang di industri sebagai dua hal yang terpisah, melainkan satu kesatuan utuh dalam struktur kurikulum yang saling mendukung.
"Kuliah dan magang di Jepang adalah satu paket kesatuan dalam cetak biru pengembangan kapasitas mahasiswa kami. Keduanya saling berkelindan untuk membentuk karakter, keterampilan teknis, dan kemandirian finansial," tegas Ismail.
Melalui kemitraan yang diperkuat bersama Kementerian P2MI ini, penyerapan alumni dan mahasiswa aktif IAI Rawa Aopa di pasar global diharapkan berjalan semakin masif dan akuntabel. Program ini sekaligus membuktikan bahwa perguruan tinggi berbasis keagamaan di daerah mampu bersaing dan melahirkan talenta siap kerja di level internasional.
Menutup keterangannya, Ismail menegaskan komitmen institusi untuk tidak sekadar melahirkan lulusan yang memegang ijazah, tetapi juga profesional muda yang siap mengabdi dengan standar global.
"Kunjungan ke Kementerian P2MI hari ini adalah jaminan dari pihak rektorat bahwa keberlanjutan masa depan global mahasiswa IAI Rawa Aopa akan terus kami kawal tanpa henti," pungkasnya.(MA)





Post a Comment