Kolaborasi Pemprov NTB dan UNIQLO Buka Peluang UMKM Naik Kelas ke Pasar Nasional
Sebanyak 28 UMKM binaan dari sektor kriya dan turunan wastra mengikuti proses kurasi sebagai tahap awal untuk menjadi bagian dari program tersebut. Langkah ini menjadi peluang besar bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas jaringan pemasaran dan meningkatkan daya saing produk di pasar nasional.
Kepala UPTD BKP3D menegaskan bahwa program ini bukan sekadar seleksi produk, melainkan momentum bagi UMKM NTB untuk berkembang dan naik kelas melalui akses pasar yang lebih luas serta penguatan jejaring bisnis.
“Program ini membuka kesempatan bagi UMKM untuk memperkenalkan produk unggulan daerah kepada pasar yang lebih besar sekaligus membangun kemitraan dengan sektor ritel modern yang dapat mendorong pertumbuhan usaha secara berkelanjutan,” ujarnya.
UMKM yang lolos kurasi nantinya akan mendapatkan kesempatan memasarkan produknya di Neighborhood Collaboration Corner yang tersedia di gerai-gerai UNIQLO. Kehadiran produk lokal NTB di ruang promosi tersebut diharapkan mampu memperkenalkan kekayaan kriya dan wastra daerah kepada konsumen dari berbagai wilayah Indonesia.
Sekretaris Dekranasda NTB, mewakili Ketua Dekranasda, mengapresiasi komitmen UNIQLO Indonesia yang secara konsisten membuka ruang kolaborasi bagi pelaku UMKM. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi faktor penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi kreatif daerah.
“Ini adalah peluang emas bagi UMKM NTB untuk naik kelas. Produk-produk lokal yang berkualitas harus mendapatkan panggung yang lebih luas agar mampu bersaing di tingkat nasional,” ungkapnya.
Pihak Dekranasda juga menilai penempatan produk UMKM pada lokasi strategis di dalam gerai UNIQLO merupakan bentuk dukungan nyata yang dapat meningkatkan daya tarik sekaligus potensi penjualan produk lokal.
Sementara itu, perwakilan UNIQLO Indonesia menyatakan antusiasmenya terhadap kolaborasi perdana bersama Dekranasda NTB dalam program Neighborhood Collaboration. Kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem pembinaan UMKM dan melahirkan lebih banyak produk unggulan yang siap bersaing di pasar modern.
Melalui kolaborasi ini, Pemprov NTB menegaskan bahwa kemajuan UMKM tidak dapat dicapai sendiri, melainkan membutuhkan sinergi lintas sektor. Dengan pendampingan yang berkelanjutan dan akses terhadap pasar modern, produk-produk unggulan NTB diharapkan semakin dikenal secara nasional, memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat, sekaligus mengukuhkan NTB sebagai daerah yang kaya kreativitas, inovasi, dan karya berkualitas.(NM)






Post a Comment