Pemkot Bima Perkuat Kapasitas Aparatur Perencana Lewat Kerja Sama dengan Bappenas


Jakarta, Media NTB – Pemerintah Kota Bima menandatangani kerja sama dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk memperkuat kapasitas aparatur perencana. Penandatanganan dilakukan dalam rangkaian Ministerial Lecture dan pelepasan penerima Beasiswa Bappenas di Jakarta, Selasa (28/7/2026).


Wali Kota Bima, H. A. Rahman, menghadiri kegiatan tersebut didampingi Sekretaris Daerah Kota Bima Muhammad Fakhrunraji, Kepala BKPSDM Kota Bima, serta Kepala Bidang Pengembangan SDM BKPSDM.


Kerja sama tersebut ditandatangani bersama sejumlah pemerintah daerah dengan fokus pada pembinaan dan peningkatan kapasitas tenaga fungsional perencana agar mampu menyusun dokumen perencanaan pembangunan yang berkualitas, berbasis data, dan selaras dengan arah pembangunan nasional.


Kegiatan ini dihadiri Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, jajaran pimpinan Bappenas, termasuk Kepala Pusbindiklatren Wignyo Adiyoso, serta kepala daerah dari berbagai provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia.


Wali Kota Bima H. A. Rahman mengatakan peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan fondasi penting dalam menghasilkan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.


"Kerja sama ini menjadi momentum untuk terus meningkatkan kompetensi aparatur perencana di Kota Bima. Dengan SDM yang semakin berkualitas, kita optimistis mampu menghadirkan perencanaan pembangunan yang lebih efektif, inovatif, dan berorientasi pada hasil demi percepatan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.


Menurutnya, aparatur perencana tidak hanya dituntut memahami regulasi, tetapi juga mampu menyusun perencanaan berbasis data yang menjawab kebutuhan riil masyarakat. Karena itu, kolaborasi dengan Bappenas dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan daerah.


Melalui kerja sama ini, Pemerintah Kota Bima berharap kompetensi tenaga fungsional perencana terus meningkat sehingga kualitas dokumen perencanaan pembangunan daerah semakin baik, sekaligus memperkuat sinkronisasi program pembangunan daerah dengan agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.


Penguatan kapasitas aparatur tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Bima mewujudkan pemerintahan yang profesional, adaptif, dan mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif melalui perencanaan pembangunan yang terukur.(NM)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.