Pimpin Apel di RSUD Baru, Wali Kota Bima Tegaskan: Pelayanan Harus Profesional, Cepat dan Humanis


Bima, Media NTB - Rumah sakit baru bukan sekadar bangunan megah. Di baliknya ada harapan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, berkualitas, manusiawi, dan menyelamatkan nyawa.


Pesan itu ditegaskan Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE., saat memimpin apel gabungan kesiapan pelayanan RSUD Kota Bima yang baru, Senin (31/8/2026).


Apel yang berlangsung di halaman RSUD Kota Bima yang baru tersebut menjadi momentum untuk memastikan seluruh jajaran siap memberikan pelayanan kesehatan secara profesional dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.


Hadir dalam apel tersebut Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, SH., Sekretaris Daerah Kota Bima, para Staf Ahli, Asisten Setda, seluruh Kepala OPD, Kepala Bagian Setda, Direktur RSUD Kota Bima, serta seluruh Kepala Puskesmas se-Kota Bima.


Dalam arahannya, Wali Kota menekankan bahwa keberadaan rumah sakit baru harus diikuti dengan perubahan kualitas pelayanan.


Ia meminta seluruh tenaga kesehatan dan pegawai rumah sakit tidak hanya bekerja sesuai tugas dan prosedur, tetapi juga menghadirkan pelayanan yang ramah, cepat, empatik dan solutif.


“Rumah sakit ini harus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Jangan sampai kita kalah dengan rumah sakit yang ada di luar daerah. Mari bersama-sama memberikan pelayanan yang profesional, cepat, dan penuh kepedulian,” tegasnya.


Menurut Wali Kota, ukuran keberhasilan sebuah rumah sakit bukan hanya dilihat dari kelengkapan fasilitas dan kemegahan gedung, tetapi juga dari bagaimana pasien mendapatkan pelayanan ketika datang dalam kondisi membutuhkan pertolongan.


Karena itu, keselamatan dan penyelamatan nyawa pasien harus menjadi prioritas utama.


Wali Kota juga mengingatkan seluruh jajaran untuk membangun budaya pelayanan 3S: Senyum, Salam dan Sapa.


Budaya tersebut, kata dia, harus dibarengi dengan empati dan kemampuan memberikan solusi terhadap setiap persoalan yang dihadapi masyarakat.


“Masyarakat datang ke rumah sakit bukan sekadar mencari obat. Mereka datang membawa harapan,” menjadi semangat yang harus dipegang seluruh jajaran dalam memberikan pelayanan.


Ia berharap kehadiran RSUD Kota Bima yang baru mampu menjadi titik balik peningkatan kualitas layanan kesehatan di daerah.


Masyarakat Kota Bima diharapkan tidak lagi merasa harus mencari pelayanan kesehatan ke luar daerah karena kualitas layanan di daerah sendiri semakin baik, profesional dan dapat dipercaya.


Apel gabungan tersebut sekaligus menjadi penegasan komitmen Pemerintah Kota Bima untuk membangun rumah sakit yang tidak hanya kuat dari sisi fasilitas, tetapi juga unggul dalam pelayanan, profesionalisme dan kemanusiaan.


Sebab, pada akhirnya, rumah sakit yang hebat bukan hanya yang gedungnya besar, tetapi yang mampu membuat masyarakat merasa aman, dilayani dan diselamatkan.(NM)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.