SEAAM dan Koperasi Homestay Teluk Ketapang Malaysia Bangun Kolaborasi Strategis di Asia Tenggara
Media NTB, Konawe Selatan — South East Asia Academic Mobility (SEAAM) dan Koperasi Homestay Teluk Ketapang, Malaysia, memperkuat jejaring kolaborasi melalui kunjungan kerja Pengerusi Koperasi Homestay Teluk Ketapang selama tiga hari dua malam, Ahad (19/7/2026) hingga Selasa (21/7/2026).
Kunjungan tersebut diisi dengan sejumlah agenda, mulai dari kunjungan lapangan, pertemuan dengan pemerintah daerah dan akademisi, hingga dialog bersama mahasiswa. Rangkaian kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menerjemahkan kerja sama lintas negara ke dalam program yang lebih konkret dan berkelanjutan.
Komite Saintifik SEAAM, Ismail Suardi Wekke, Ph.D., menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Koperasi Homestay Teluk Ketapang merupakan bagian dari langkah SEAAM dalam memperluas jejaring kerja sama internasional, khususnya pada bidang pendidikan, mobilitas mahasiswa, budaya, pariwisata berbasis komunitas, dan pemberdayaan masyarakat.
“Kunjungan selama tiga hari dua malam ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi awal dari kerja konkret yang dapat menyentuh program pemberdayaan masyarakat dan pengembangan akademik berbasis global,” ujar Ismail Suardi Wekke.
Menurutnya, kerja sama tersebut tidak hanya diarahkan pada pertemuan dan pertukaran gagasan, tetapi juga pada penyusunan program yang memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dan masyarakat.
Salah satu agenda yang disiapkan adalah Fun Trip edukatif dan Forum Antarabangsa Belia di Kuala Terengganu, Malaysia, yang dirancang dalam kerangka Student Mobility 2026. Program tersebut akan memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengikuti pembelajaran lintas negara sekaligus berinteraksi secara langsung dengan komunitas dan lingkungan sosial budaya di Malaysia.
“Kami merancang program Fun Trip dan Forum Antarabangsa Belia dalam kerangka Student Mobility 2026 di Kuala Terengganu sebagai ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman antarbangsa, mengasah kepemimpinan, serta memahami tata kelola pariwisata berbasis komunitas secara langsung,” tutur Ismail.
Selain program di Kuala Terengganu, Koperasi Homestay Teluk Ketapang juga akan menjadi mitra strategis SEAAM dalam penyelenggaraan Celebes International Summit on Education and Culture yang dijadwalkan berlangsung di kawasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
“Sinergi pada Celebes International Summit on Education and Culture di Bandara Sultan Hasanuddin akan memperkuat posisi kita bersama dalam mengintegrasikan isu pendidikan, budaya, dan ekonomi kreatif di tingkat regional,” tambah Ismail.
Ia menjelaskan, kolaborasi tersebut menjadi bagian dari agenda SEAAM dalam membangun jejaring kerja sama di kawasan Asia Tenggara. Kerja sama tidak hanya diarahkan pada kegiatan akademik, tetapi juga membuka ruang bagi pengembangan budaya, pariwisata berbasis komunitas, serta kreativitas generasi muda.
Rangkaian kunjungan dan pertemuan dengan berbagai pihak di daerah juga menjadi modal penting dalam menyusun program kerja sama yang lebih aplikatif. Dengan demikian, hubungan antara SEAAM dan Koperasi Homestay Teluk Ketapang diharapkan tidak berhenti pada dokumen kerja sama, tetapi berlanjut dalam bentuk program yang memberikan manfaat bagi mahasiswa, masyarakat, dan kedua negara.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi salah satu pijakan dalam memperkuat hubungan antarlembaga Indonesia dan Malaysia sekaligus membuka lebih banyak ruang bagi student mobility, pertukaran budaya, pengembangan pendidikan, pariwisata berbasis komunitas, dan pemberdayaan masyarakat di kawasan Asia Tenggara.(MA)





Post a Comment