Kolaborasi Asia Tenggara, Dosen dan Mahasiswa IAIN Parepare Sambangi Tiga Negara

 


PAREPARE — Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, Sulawesi Selatan, kembali memperluas jejaring akademik internasionalnya. Bekerja sama dengan lembaga Southeast Asia Academic Mobility (SEAAM), perwakilan kampus diberangkatkan ke Malaysia-Thailand-Singapura dalam rangka program Pengabdian Masyarakat Kolaboratif Internasional.


Komite Saintifik SEAAM, Ismail Suardi Wekke, menyatakan bahwa program kolaboratif lintas negara ini dijadwalkan berlangsung selama sepuluh hari. "Kegiatan ini menjadi platform strategis untuk memperkuat kerja sama di kawasan Asia Tenggara," kata Ismail dalam keterangannya, Sabtu, 24 Oktober 2026 saat mengantar rombongan pertama delegasi yang berangkat hari ini.


Ismail menjelaskan bahwa delegasi yang turut serta dalam lawatan akademik tersebut berjumlah lima orang, yang terdiri atas tiga orang mahasiswa dan dua orang dosen IAIN Parepare. Menurutnya, misi yang diusung oleh rombongan tidak hanya terbatas pada kegiatan sosial kemasyarakatan.


"Selain pengabdian masyarakat, tim juga melakukan sebuah observasi lapangan yang difokuskan untuk penelitian bersama," ujarnya.


Lebih lanjut, Ismail menuturkan bahwa para akademisi dari IAIN Parepare ini juga akan menggelar seminar bersama serta serangkaian agenda akademik lainnya di negara-negara jiran. Ia menyampaikan cakupan kegiatan ini tidak hanya terpusat di satu titik.


"Rangkaian kegiatan tersebut akan melibatkan 10 kampus dan lembaga riset yang tersebar di dalam tiga negara, yakni Malaysia, Thailand, dan Singapura," tuturnya menegaskan.


Melalui kolaborasi maraton ini, IAIN Parepare dan SEAAM berharap dapat menghasilkan luaran riset yang komprehensif sekaligus mempererat diplomasi pendidikan dan Budaya antarnegara di Asia Tenggara.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.