Bupati Sumbawa Buka Seminar Bulan K3 Nasional 2026
Pembukaan seminar dihadiri para Asisten Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Staf Ahli Bupati, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa, serta tamu undangan dari unsur instansi vertikal, dunia usaha, praktisi K3, dan pemangku kepentingan ketenagakerjaan.
Seminar ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Bulan K3 Nasional yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan terhadap pentingnya penerapan keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan kerja.
Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa menegaskan bahwa penerapan K3 bukan sekadar kewajiban formal, melainkan kebutuhan mendasar untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.
“Keselamatan dan kesehatan kerja harus menjadi budaya di setiap tempat kerja. Untuk itu diperlukan kolaborasi kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan tenaga kerja dalam membangun sistem pengelolaan K3 yang profesional, andal, dan berkelanjutan,” tegas Bupati Jarot.
Sementara itu, sambutan sekaligus laporan kegiatan disampaikan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Nusa Tenggara Barat yang diwakili Kepala Balai Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 (BPK dan K3) Pulau Sumbawa, Dinas Tenaga Kerja Provinsi NTB, Zulkifli Kurniawan, ST., MT.
Zulkifli Kurniawan menyampaikan bahwa peringatan Bulan K3 Nasional tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi momentum refleksi nasional untuk memperkuat komitmen bersama dalam melindungi tenaga kerja Indonesia serta mewujudkan dunia kerja yang aman, sehat, produktif, dan bermartabat.
Ia menjelaskan, Indonesia saat ini memiliki sekitar 146,54 juta tenaga kerja dengan aktivitas kerja yang memiliki tingkat risiko beragam, mulai dari sektor industri, konstruksi, pertambangan, transportasi, perkebunan, sektor jasa, hingga ekonomi digital. Kondisi tersebut menjadikan keselamatan dan kesehatan kerja sebagai pondasi utama dalam setiap aktivitas ketenagakerjaan.
Melalui peringatan Bulan K3 Nasional dan pelaksanaan seminar ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran seluruh pemangku kepentingan terhadap pentingnya penerapan K3, memperkuat peran K3 sebagai sistem perlindungan tenaga kerja dan penopang produktivitas nasional, mendorong penguatan K3 berbasis teknologi informasi, serta meningkatkan partisipasi aktif perusahaan, pekerja, asosiasi pengusaha, serikat pekerja, lembaga pendidikan, media, dan masyarakat dalam membangun budaya K3.
Seminar Bulan K3 Nasional ini diikuti oleh perwakilan instansi pemerintah, perusahaan, praktisi K3, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya sebagai wujud sinergi dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berdaya saing, khususnya di Kabupaten Sumbawa.(NM)






Post a Comment