Bupati Sumbawa Hadiri Peringatan Isra Mi’raj di Masjid Agung Nurul Huda
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sumbawa, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Ketua PKK, Ketua Dharma Wanita, Ketua GOW, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah Masjid Agung Nurul Huda.
Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa menyampaikan bahwa Isra Mi’raj merupakan peristiwa besar dan penuh makna dalam sejarah Islam. Isra dimaknai sebagai perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, sedangkan Mi’raj adalah perjalanan dari Masjidil Aqsa menuju Sidratul Muntaha.
“Peristiwa ini adalah perjalanan spiritual yang berat dan sangat personal bagi Rasulullah SAW, namun di situlah Allah SWT memberikan hadiah terbesar bagi umat Islam, yakni perintah salat,” ujar Bupati.
Bupati menegaskan bahwa salat merupakan titik temu antara langit dan bumi, antara kesibukan dunia dan ketenangan jiwa. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya salat Subuh berjamaah sebagai pondasi kehidupan masyarakat Sumbawa.
“Ketika kita salat, sejatinya kita sedang menjaga hubungan dengan Allah SWT. Salat Subuh berjamaah harus menjadi kekuatan spiritual masyarakat Sumbawa,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Sumbawa juga mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dalam peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Sumbawa ke-67 yang akan diperingati pada 22 Januari 2026.
“Mari kita jadikan 22 Januari sebagai hari kebersamaan, bukan hanya seremonial, tetapi juga momentum niat baik dan doa untuk daerah yang kita cintai,” ajaknya.
Sementara itu, dalam ceramahnya, Ustadz Syukri Rahmat, S.Ag., M.M., Inov., menyampaikan bahwa masjid merupakan pusat kebersamaan dan ibadah, serta tempat paling mulia di muka bumi. Ia mengajak masyarakat untuk memakmurkan masjid melalui salat berjamaah dan kegiatan keagamaan lainnya.
“Salat dapat mencegah perbuatan yang tidak manusiawi dan menjadi sarana meningkatkan keimanan serta ketakwaan kepada Allah SWT,” ujarnya.
Ustadz Syukri juga mengajak masyarakat mendukung program Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam menggalakkan salat berjamaah di masjid.
Acara diakhiri dengan penyerahan donasi untuk korban bencana di Sumatera, yakni sebesar Rp11.755.000 dari pengurus DKM Masjid Agung Nurul Huda dan Rp50 juta dari Baznas Kabupaten Sumbawa, yang diserahkan kepada Bupati Sumbawa.(NM)






Post a Comment