Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima Hadiri Zikir dan Doa Bersama Sambut Tahun Baru 2026
Zikir dan doa bersama tersebut dihadiri Ketua TP PKK Kota Bima, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan perangkat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta ratusan warga Kota Bima yang mengikuti kegiatan dengan penuh kekhusyukan.
Suasana malam pergantian tahun yang umumnya diwarnai hiburan dan euforia, kali ini dimaknai sebagai momentum spiritual untuk melakukan refleksi diri dan mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Lantunan zikir, doa, dan shalawat menggema di area Taman Kodo, menciptakan suasana religius, tenang, dan penuh harapan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Bima mengajak seluruh lapisan masyarakat menjadikan pergantian tahun sebagai sarana muhasabah atas perjalanan kehidupan, sekaligus memohon perlindungan, keselamatan, dan keberkahan di tahun yang akan datang.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menyampaikan bahwa zikir dan doa bersama merupakan bentuk ikhtiar batin serta wujud rasa syukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala atas segala nikmat, perlindungan, dan capaian yang telah dirasakan sepanjang tahun 2025. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan, kebersamaan, dan kedamaian demi kemajuan Kota Bima.
“Pergantian tahun bukan sekadar bertambahnya angka pada kalender, tetapi momentum untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, serta mempererat ukhuwah di tengah masyarakat. Dengan zikir dan doa ini, kita berharap Kota Bima senantiasa berada dalam lindungan Allah Subhanahu wa Ta’ala, dijauhkan dari bencana, serta dianugerahi keamanan dan kesejahteraan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bima mengajak masyarakat menjadikan nilai-nilai religius sebagai landasan dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan fisik harus berjalan seiring dengan pembangunan mental dan spiritual agar tercipta keseimbangan dan keharmonisan di tengah masyarakat.
Kegiatan zikir dan doa bersama ini juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Bima dalam menciptakan suasana pergantian tahun yang aman, tertib, dan kondusif. Melalui pendekatan keagamaan, diharapkan masyarakat dapat menghindari aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban umum.
Menutup rangkaian kegiatan, doa dipanjatkan agar pada tahun 2026 Kota Bima semakin maju, religius, dan sejahtera, serta seluruh masyarakat senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan keteguhan iman dalam menjalani kehidupan.(NM)




Post a Comment