Workshop Strategi Pengelolaan Jurnal Menuju Sinta




Kota Bima, Media NTB - Upaya meningkatkan mutu jurnal ilmiah terus diperkuat melalui kegiatan Workshop Pengelolaan Jurnal Ilmiah: Strategi Menuju Akreditasi SINTA yang diselenggarakan secara daring pada Jumat (13/2/2026). Kegiatan ini berlangsung melalui Zoom Meeting mulai pukul 14.00 WIB dan diikuti oleh dosen serta pengelola jurnal dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga penerbitan di Indonesia.


Workshop ini menghadirkan dua narasumber berpengalaman di bidang akademik dan pengelolaan jurnal, yakni Prof. Ismail Suardi Wekke, Ph.D., dan Dr. Muh. Barid Nizarudin Wajdi. Keduanya mengulas secara komprehensif tantangan dan strategi yang perlu disiapkan pengelola jurnal dalam menghadapi proses akreditasi SINTA yang semakin kompetitif.


Dalam sesi pemaparan, Dr. Muh. Barid Nizarudin Wajdi menegaskan bahwa jurnal ilmiah harus dikelola secara serius dan profesional. Menurutnya, struktur pengelola jurnal perlu diisi oleh editor yang memiliki latar belakang keilmuan sesuai dengan fokus dan ruang lingkup jurnal. Selain itu, jurnal juga dituntut memiliki identitas atau personal branding yang kuat agar mudah dikenali dan memiliki daya saing.


Ia juga menjelaskan bahwa akreditasi jurnal bertumpu pada tiga aspek utama, yakni aspek legalitas dan keberagaman, kualitas substansi artikel, serta manajemen alur kerja (workflow) jurnal. Fokus jurnal, lanjutnya, harus jelas dan konsisten, disertai ekosistem yang sehat mulai dari penulis, editor, mitra bestari, hingga rekam jejak korespondensi dan revisi artikel melalui sistem OJS.


Sementara itu, Prof. Ismail Suardi Wekke dalam sambutan pembuka menyampaikan bahwa kegiatan workshop ini dirancang sebagai agenda rutin yang akan dilaksanakan setiap hari Jumat. Menurutnya, forum diskusi semacam ini menjadi sarana penting untuk saling berbagi pengalaman sekaligus meningkatkan kesiapan pengelola jurnal dalam menghadapi tuntutan akreditasi yang terus berkembang.


Ia menambahkan bahwa standar akreditasi SINTA ke depan menuntut pengelolaan jurnal yang semakin profesional, termasuk pengelolaan OJS yang tertib, penggunaan DOI yang aktif, serta keterlibatan mitra bestari yang beragam dan berkualitas. Oleh karena itu, dosen dan pengelola jurnal perlu mempersiapkan diri secara matang, baik dari sisi teknis maupun substansi keilmuan.


Workshop ini dipandu oleh Kiki Afriani Putri, mahasiswi Program Magister UIN Raden Mas Said Surakarta, yang mengarahkan jalannya diskusi secara dinamis dan interaktif.


Adapun peserta kegiatan berasal dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga mitra, antara lain STIT Al-Chaeriyah Mamuju, STIT Sunan Giri Bima, IAI Rawa Aopa Konawe, STEBI Al-Muhsin Yogyakarta, Unismuh Barru, UNAIM Yapis Wamena, STAI Nusantara Aceh, STAI DDI Maros, STAI DDI Pangkep, Universitas Ma'arif Lampung, IAIDU Asahan, serta sejumlah lembaga penerbit dan komunitas akademik lainnya.


Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai tata kelola jurnal ilmiah yang baik, sekaligus mampu menyiapkan strategi berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas dan peringkat akreditasi jurnal masing-masing.(MA)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.