Pemprov NTB Gaspoll Wujudkan Desa Mandiri Lewat Program Desa Berdaya
Program Desa Berdaya NTB dirancang untuk mengoptimalkan potensi desa secara inklusif dan berkelanjutan melalui penguatan ketahanan pangan, modal sosial, serta kolaborasi lintas sektor dari tingkat provinsi hingga desa dan kelurahan.
Ketua Tim Ahli Gubernur NTB untuk Percepatan Pembangunan dan Penguatan Koordinasi, Dr. Adhar Hakim, SH., MH, menyampaikan bahwa penanganan kemiskinan di NTB harus dilakukan secara lebih terarah dan berbasis kondisi riil desa.
“Masalah kemiskinan di NTB tidak bisa ditangani dengan satu pola. Setiap desa memiliki karakter dan tantangan berbeda, sehingga membutuhkan pendekatan yang tepat sasaran,” ujarnya.
Pelaksanaan Program Desa Berdaya bertumpu pada dua pilar utama. Pilar pertama menyasar 106 desa miskin ekstrem melalui pendampingan intensif rumah tangga miskin ekstrem. Pada tahap awal, program dilaksanakan di 40 desa dengan cakupan 7.250 kepala keluarga atau 19.052 jiwa.
Pilar kedua mencakup pengembangan seluruh desa dan kelurahan di NTB yang berjumlah 1.166 desa/kelurahan dengan pendekatan berbasis potensi unggulan wilayah masing-masing.
Program ini dikembangkan melalui 20 tematik, di antaranya Desa Tanpa Kemiskinan, Desa Mandiri Pangan, Desa Wisata Maju, Desa Tangguh Bencana, Desa Hijau, Desa Inklusi, hingga Desa Sehat dan Bebas Stunting. Pendekatan tematik ini memberikan ruang bagi desa untuk berkembang sesuai karakteristik dan kebutuhan lokal.
Kepala Bappeda Provinsi NTB, Baiq Nelly Yuniarti, AP., M.Si., menegaskan bahwa Program Desa Berdaya terintegrasi dengan RPJMD NTB 2025–2029 sehingga pelaksanaannya selaras dengan arah kebijakan pembangunan daerah.
Sementara itu, Kepala BPSDMD Provinsi NTB, Drs. H. Fathurrahman, M.Si., menyebut Desa Berdaya sebagai gerakan perubahan yang menempatkan desa sebagai subjek pembangunan.
Melalui pendampingan dan penguatan kapasitas aparatur desa, Pemprov NTB mendorong lahirnya program-program pemberdayaan yang partisipatif, berbasis data, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Pemprov NTB berharap Program Desa Berdaya mampu melahirkan desa-desa mandiri, produktif, dan berdaya saing sebagai fondasi pembangunan daerah menuju NTB Makmur Mendunia. (syerly/her/nm)





Post a Comment