Akses Jalan Taman Baru – Buwun Mas Longsor, Pemkab Lombok Barat Bergerak Cepat Lakukan Penanganan Darurat
Pasca kejadian, Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, turun langsung ke lokasi pada hari yang sama bersama Kepala Dinas PUPRPKP. Dalam tinjauan tersebut, Bupati meminta Dinas PUPRPKP dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Lombok Barat segera melaksanakan penanganan kedaruratan sementara, sembari memproses skema perbaikan permanen melalui perubahan anggaran.
Pada 27 Februari 2026, Tim BPBD mulai melaksanakan pekerjaan tanggap darurat di lokasi terdampak. Sejak Jumat, sebagian material telah didrop untuk mendukung pekerjaan. Penanganan darurat ini dilaksanakan sesuai SOP penanganan bencana, dengan bentuk pekerjaan semi permanen dan estimasi waktu pelaksanaan selama 14 hari.
Untuk penanganan jangka panjang, Pemkab Lombok Barat menegaskan bahwa pekerjaan permanen akan dilaksanakan setelah rampungnya kajian teknis dan penyusunan Detail Engineering Design (DED). Perencanaan tersebut mencakup perkuatan tebing dan pembentukan saluran tepi guna mencegah longsor susulan. Seluruh proses akan mengikuti kaidah pengadaan barang dan jasa sesuai peraturan perundang-undangan.
Pemkab juga mengingatkan bahwa opsi pelebaran jalan dengan pengerukan bukit menggunakan alat berat memiliki risiko jika tidak dilakukan secara komprehensif. Langkah tersebut berpotensi meningkatkan elevasi dan kecuraman tebing, yang dapat memicu longsor lanjutan dari lapisan tanah di atasnya. Oleh karena itu, setiap keputusan teknis akan mengacu pada hasil kajian untuk memastikan penanganan yang aman, tepat, dan berkelanjutan.
Selama proses pekerjaan berlangsung, masyarakat diimbau untuk berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Namun demikian, pada Sabtu pagi, 28 Februari 2026, terjadi penghentian sementara proses penanganan darurat oleh sekelompok masyarakat yang menginginkan agar bukit di lokasi tersebut langsung dikeruk menggunakan alat berat guna memperluas ruas jalan yang menyempit akibat longsor.
Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat mengimbau seluruh masyarakat agar dapat bekerja sama dengan pemerintah dan berpedoman pada ketentuan serta kajian teknis yang ada. Sinergi dan kesabaran semua pihak diperlukan agar permasalahan dapat ditangani secara tuntas dan potensi bencana di kemudian hari dapat dihindari.(Riz)





Post a Comment