Wakil Bupati Bima Jadi Inspirasi di Kuliah Umum STIT Sunan Giri Bima
Kota Bima, Media NTB – Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaedy, tampil sebagai narasumber utama dalam kuliah umum yang digelar Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Sunan Giri Bima, Senin, 13 April 2026.
Kehadiran Wakil Bupati Bima disambut antusias oleh ratusan mahasiswa yang memadati lokasi kegiatan. Kuliah umum tersebut mengangkat tema “Membangun Sinergi Pemerintah dan Perguruan Tinggi dalam Mencetak Generasi Emas di Dana Mbojo”.
Dalam pemaparannya, dr. Irfan Zubaedy menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia menjadi faktor penentu kemajuan daerah. Ia menyampaikan bahwa generasi muda harus dipersiapkan melalui pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga pada penguatan keterampilan dan karakter.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi merupakan kunci dalam mencetak generasi emas yang mampu bersaing dan berkontribusi bagi pembangunan daerah. Kolaborasi tersebut, kata dia, harus diwujudkan dalam program nyata dan berkelanjutan.
Ia juga menegaskan bahwa untuk mencapai generasi emas, khususnya di Dana Mbojo, generasi muda harus memiliki kualitas yang seimbang, baik secara intelektual, akhlak, keterampilan (skill), maupun spiritualitas.
“Pemerintah dan perguruan tinggi harus berjalan beriringan. Lulusan kampus harus mampu menjawab kebutuhan daerah, sementara pemerintah wajib membuka ruang dan peluang bagi generasi muda untuk berkembang,” tegasnya.
Ia juga memberikan motivasi kepada mahasiswa agar tidak menjadikan keterbatasan sebagai hambatan. Menurutnya, banyak tokoh besar yang lahir dari kondisi sederhana, namun mampu meraih kesuksesan karena semangat dan kerja keras.
Sementara itu, pihak STIT Sunan Giri Bima menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Bupati Bima di tengah kesibukannya. Kampus berharap kegiatan ini dapat memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah.
Kuliah umum yang dimulai pukul 09.00 WITA ini berlangsung dengan penuh antusias dan interaktif. Kegiatan dihadiri oleh pimpinan kampus, dosen, staf, serta ratusan mahasiswa, dan ditutup dengan doa, meninggalkan kesan inspiratif bagi seluruh peserta.(MA)






Post a Comment