Pemprov NTB Perkuat Komitmen Dukung Keberlanjutan Program JKN


Mataram, Media NTB - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menegaskan komitmennya dalam mendukung keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) guna memastikan masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang optimal.


Komitmen tersebut disampaikan Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat menerima kunjungan Deputi Direksi Wilayah XI BPJS Kesehatan Bali, NTB dan NTT, Sofyeni bersama rombongan di ruang kerjanya, Senin (11/5/2026).


Dalam pertemuan tersebut, dibahas penguatan koordinasi antara pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan terkait validasi data peserta, peningkatan keaktifan kepesertaan, hingga dukungan pembiayaan sektor kesehatan.


“Kami sangat mendukung karena manfaatnya sudah dirasakan langsung oleh masyarakat. Dengan jaminan kesehatan, warga tidak perlu lagi khawatir terhadap biaya layanan medis,” ujar Gubernur Iqbal.


Sementara itu, Sofyeni menyampaikan bahwa cakupan kepesertaan JKN di NTB secara administratif telah mencapai 99 persen dari total penduduk. Namun, tingkat keaktifan peserta saat ini masih berada pada angka 82 persen.


Menurutnya, diperlukan kolaborasi lebih intensif antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota, khususnya di wilayah yang tingkat keaktifan pesertanya masih rendah seperti Lombok Timur dan Lombok Tengah.


BPJS Kesehatan juga memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan bagi peserta nonaktif melalui mekanisme aktivasi cepat skema PBPU Pemda bagi warga yang membutuhkan layanan darurat di rumah sakit.


Selain itu, BPJS Kesehatan turut mendorong keterlibatan badan usaha melalui program CSR untuk membantu pembiayaan iuran masyarakat kurang mampu yang belum terakomodasi dalam anggaran daerah.(NM/San)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.