Langkah Besar Menuju Kemandirian Ekonomi Daerah, Bupati Bima Teken MoU Hilirisasi Ayam Terpadu
Kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat sektor peternakan sekaligus membuka peluang investasi, lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Program Hilirisasi Ayam Terintegrasi mencakup pembangunan pabrik pakan, pusat indukan ayam (parent stock), mesin tetas (DOC), hatchery, hingga rumah potong ayam yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Bupati Ady Mahyudi menegaskan bahwa kehadiran program nasional tersebut di Kabupaten Bima merupakan peluang besar yang harus dimanfaatkan untuk mempercepat transformasi ekonomi daerah berbasis sektor unggulan.
“Ini bukan sekadar pembangunan fasilitas peternakan, tetapi ikhtiar bersama untuk menciptakan nilai tambah ekonomi, memperluas kesempatan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bima,” ujarnya.
Dari enam lokasi yang diusulkan, Kecamatan Madapangga dipilih sebagai lokasi yang paling memenuhi standar biosekuriti peternakan. Selanjutnya, PT Berdikari akan menyelesaikan kajian teknis guna menentukan jenis fasilitas yang akan dibangun.
Bupati juga memastikan bahwa pemerintah daerah akan terus membangun komunikasi dan sosialisasi dengan masyarakat agar program strategis ini mendapat dukungan luas dan memberikan manfaat optimal bagi daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Bima, H. Zainal Arifin, ST., MT, menjelaskan bahwa Hilirisasi Ayam Terpadu merupakan program prioritas nasional yang digagas pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian.
Dengan masuknya Kabupaten Bima sebagai salah satu daerah pelaksana program, diharapkan daerah ini dapat berkembang menjadi sentra peternakan modern yang mampu memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan daya saing daerah, dan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat di masa depan.
"Hari ini kita menandatangani sebuah kesepahaman, namun yang sedang dibangun sesungguhnya adalah harapan baru bagi kemajuan peternakan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bima."(Red)






Post a Comment