Lombok Timur Luncurkan Uji Coba Portal Perlinsos, Percepat Transformasi Digital Bantuan Sosial


Selong, Media NTB – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur resmi meluncurkan uji coba transformasi digital bantuan sosial melalui Portal Perlinsos di halaman Kantor Bupati Lombok Timur, Jumat (31/7). 


Peluncuran ini menandai dimulainya percepatan digitalisasi layanan perlindungan sosial sekaligus mengukuhkan Lombok Timur sebagai salah satu daerah percontohan (piloting) transformasi digital bantuan sosial di Indonesia.


Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, H. M. Juaini Taofik, mengatakan pelaksanaan uji coba tersebut merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2025 tentang Percepatan Transformasi Digital. Sebagai daerah percontohan, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), aparatur sipil negara (ASN), serta berbagai elemen masyarakat untuk mendukung percepatan pendaftaran melalui Portal Perlinsos sesuai arahan Bupati Lombok Timur.


Sebanyak 2.670 agen Perlinsos diterjunkan dalam program ini. Mereka terdiri atas PNS dan PPPK, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Pekerja Sosial Kecamatan (PSKS), Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), operator desa, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat, kepala lingkungan, hingga kader Posyandu.


Pada tahap awal, pendataan ditargetkan menjangkau sekitar 140 ribu kepala keluarga pada desil 1 hingga 4. Selanjutnya, cakupan pendataan akan diperluas hingga sekitar 450 ribu kepala keluarga di seluruh wilayah Kabupaten Lombok Timur.


Juaini menegaskan, Portal Perlinsos dirancang untuk menghadirkan layanan perlindungan sosial yang lebih cepat, tepat sasaran, transparan, dan akuntabel. Setelah peluncuran, pemerintah juga akan menggelar Training of Trainers (TOT) guna meningkatkan kapasitas para agen Perlinsos sekaligus mempercepat aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Pendataan lapangan dijadwalkan berlangsung pada 1–10 Agustus 2026.


Sementara itu, Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh agen Perlinsos yang berpartisipasi dalam membangun basis data perlindungan sosial berbasis digital.


"Kita bukan pekerja sosial, tetapi kita adalah orang-orang yang membantu masyarakat agar tidak ada yang terlupakan dalam menerima bantuan. Ini adalah pekerjaan yang sangat mulia," ujar Bupati.


Ia menilai penunjukan Lombok Timur sebagai daerah uji coba merupakan bentuk kepercayaan pemerintah pusat atas komitmen daerah dalam mendorong digitalisasi pelayanan publik. Karena itu, seluruh agen Perlinsos diminta bekerja secara aktif, mengikuti prosedur yang telah ditetapkan, serta memastikan seluruh masyarakat sasaran terdata secara akurat.


Bupati juga menekankan bahwa pendataan bukan sekadar proses administratif, melainkan upaya memastikan hak-hak masyarakat terpenuhi melalui penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran.


Mengakhiri sambutannya, Bupati mendoakan seluruh agen Perlinsos agar senantiasa diberikan kesehatan, kemudahan, dan keberkahan dalam menjalankan tugas, sehingga transformasi digital bantuan sosial di Kabupaten Lombok Timur dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(NM)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.