Wali Kota Bima Tutup MTQ Mpunda 2026, Tekankan Membumikan Nilai Al-Qur'an
Penutupan dihadiri Staf Ahli Bidang Kesra, Kemasyarakatan dan SDM, para Kepala OPD, Kabag, Camat Mpunda, lurah se-Kecamatan Mpunda, serta ratusan warga yang memadati lokasi.
Dalam sambutannya, Wali Kota mengapresiasi panitia, dewan hakim, pelatih, pendamping, orang tua, dan masyarakat Mpunda yang telah menyukseskan MTQ dengan tertib, aman, dan penuh kebersamaan.
Menurutnya, pelaksanaan MTQ di tengah kebijakan efisiensi anggaran tidak menyurutkan semangat gotong royong. Kekompakan tersebut justru menjadi modal sosial penting dalam mewujudkan Kota Bima yang religius, harmonis, dan berdaya saing.
Wali Kota menegaskan, MTQ memiliki dua tujuan utama. Pertama sebagai ajang seleksi untuk melahirkan qari-qariah dan hafiz-hafizah terbaik yang akan mewakili Kecamatan Mpunda ke tingkat selanjutnya. Kedua, sebagai sarana membumikan syiar Al-Qur'an di tengah masyarakat.
"Penguatan nilai-nilai Al-Qur'an menjadi benteng dalam menghadapi tantangan sosial seperti pergaulan bebas, miras, narkoba, dan persoalan moral lainnya. Melalui Al-Qur'an, kita berharap lahir generasi berakhlak mulia dan berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah," ujarnya.
Ia mengucapkan selamat kepada para juara dan mendorong untuk terus meningkatkan kemampuan. Bagi yang belum berhasil, ia berpesan tetap semangat, istiqamah belajar dan mendalami Al-Qur'an.
Wali Kota juga mengajak masyarakat agar semangat MTQ tidak berhenti pada seremoni lomba, tetapi diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari dengan menghidupkan rumah dengan lantunan ayat suci dan membimbing anak menjadi generasi Qur'ani.
"Jadikan nilai-nilai Al-Qur'an sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," pesannya.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada para juara dan sesi foto bersama.(NM)





Post a Comment