Pemkab Bima Gelar Khataman Massal, 720 Santri dan Santriwati Dikukuhkan sebagai Generasi Qur’ani
Kegiatan yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Bima tersebut menjadi momentum syiar Islam sekaligus bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membangun generasi muda yang berkarakter, berakhlak dan mencintai Al-Qur’an.
Sebanyak 720 peserta mengikuti khataman massal. Mereka terdiri dari 320 santri dan 400 santriwati yang berasal dari Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) yang tersebar di desa-desa dari 13 kecamatan se-Kabupaten Bima.
Kegiatan mengusung tema, “Melalui Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Kegiatan Khataman Massal, Kita Wujudkan Generasi Qur’ani yang Meneladani Akhlaq Rasulullah SAW untuk Membangun Bima yang Bermartabat.”
Peringatan tersebut dihadiri Bupati Bima Ady Mahyudi, unsur Forkopimda, jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Bima, Ketua MUI, Ketua Baznas, serta para orang tua dan wali santri.
Dalam sambutannya, Bupati Bima Ady Mahyudi menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak boleh dimaknai sebatas tradisi tahunan. Menurutnya, Maulid merupakan momentum spiritual untuk melakukan introspeksi sekaligus meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW.
“Kebahagiaan kita hari ini semakin lengkap dengan digelarnya khataman massal. Melihat anak-anak kita telah menyelesaikan bacaan Al-Qur’an merupakan sebuah kebanggaan yang luar biasa. Anak-anak inilah aset berharga serta masa depan Kabupaten Bima,” ujar Ady Mahyudi.
Menurutnya, pembangunan daerah yang maju dan bermartabat tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur. Kemajuan daerah harus berjalan beriringan dengan pembangunan mental, spiritual dan moral masyarakat.
“Generasi muda yang cinta Al-Qur’an dan meneladani sifat-sifat Nabi adalah kunci utama terwujudnya Bima yang sejahtera dan bermartabat,” tegasnya.
Ia menambahkan, program khataman massal menjadi salah satu upaya untuk meletakkan fondasi dalam membentuk sumber daya manusia Kabupaten Bima yang unggul sekaligus memiliki karakter Qur’ani.
“Melalui program khataman massal ini, kita meletakkan fondasi kokoh untuk mencetak sumber daya manusia Bima yang unggul dan berkarakter Qur’ani,” terangnya.
Setelah prosesi khataman massal selesai, kegiatan dilanjutkan dengan santapan rohani berupa ceramah agama yang disampaikan H. Islamudin, S.Pd.I.
Dalam ceramahnya, H. Islamudin mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat benteng moral melalui syiar Al-Qur’an serta menjadikan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pesan kuat bahwa membangun Bima yang bermartabat tidak hanya dilakukan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui pembentukan generasi yang beriman, berilmu, berakhlak dan mencintai Al-Qur’an.(NM)





Post a Comment