Rakornas Dewan Pendidikan se-Indonesia 2026 Rampung, Transformasi Teknologi Jadi Sorotan

 


Media NTB, Garut — Forum Dewan Pendidikan Kabupaten dan Kota se-Indonesia resmi merampungkan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) tahun 2026. Perhelatan antarpemangku kepentingan pendidikan daerah ini berlangsung selama tiga hari, terhitung sejak 13 hingga 15 Oktober 2026, bertempat di Hotel Harmoni, kawasan wisata Cipanas, Kabupaten Garut.


Agenda berskala nasional ini tercatat dihadiri oleh delegasi dari 183 dewan pendidikan kabupaten dan kota di seluruh Indonesia. Beragam isu strategis terkait desentralisasi pendidikan, sinergi kebijakan daerah dan pusat, hingga pemerataan mutu sekolah menjadi bahasan utama sepanjang persidangan.


Dalam forum tersebut, dorongan untuk melakukan akselerasi digitalisasi pendidikan mengemuka kuat. Sekretaris Dewan Pendidikan Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Ismail Suardi Wekke, yang turut serta dalam rakornas tersebut, menyoroti urgensi pembentukan struktur kerja yang lebih spesifik untuk mengawal isu-isu mutakhir.


Ismail secara langsung mengusulkan pembentukan sejumlah Kelompok Kerja (Pokja) tematik di lingkup Dewan Pendidikan. "Salah satu yang paling mendesak adalah pembentukan Pokja Transformasi Pembelajaran dan Teknologi," ujar Ismail di sela-sela penutupan Rakornas, Kamis, 15 Oktober 2026.


Menurut Ismail, kehadiran Pokja Transformasi Pembelajaran dan Teknologi ini krusial untuk memastikan setiap daerah, terlepas dari tantangan geografisnya, mampu mengadaptasi model pembelajaran modern. Langkah ini dinilai akan membantu menyelaraskan langkah dewan pendidikan di berbagai wilayah dalam mengawal kebijakan digitalisasi sekolah secara terukur dan berkelanjutan.


Berakhirnya Rakornas 2026 ini ditargetkan bermuara pada sejumlah rekomendasi strategis. Usulan-usulan rumusan dari berbagai daerah, termasuk pembentukan pokja tematik, diharapkan dapat segera dikonsolidasikan menjadi peta jalan baru bagi Dewan Pendidikan di seluruh Nusantara.(MA)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.