SEAAM Siap Gelar Student Mobility 2026, Awali Agenda Akademik di Malaysia

 



Media NTB, Malaysia – South East Asia Academic Mobility (SEAAM) bersiap melaksanakan program Student Mobility 2026 pada 25 Oktober hingga 4 November 2026. Program ini dirancang sebagai ruang pertemuan akademik lintas negara untuk memperkuat hubungan ant perguruan tinggi sekaligus memperluas wawasan mahasiswa dan akademisi di kawasan Asia Tenggara.


Agenda pertama program tersebut dijadwalkan berlangsung di UCYP University, Malaysia, melalui kegiatan Mini Symposium on Southeast Asia Studies 2026. Simposium ini mengangkat tema “Strengthening Knowledge, Values and Partnership for a Prosperous Southeast Asia” dan direncanakan bertempat di Aqua Crystal Hall, kampus utama UCYP.


Komite Saintifik SEAAM, Ismail Suardi Wekke, mengatakan bahwa program Student Mobility merupakan salah satu upaya untuk mempertemukan perguruan tinggi Indonesia dengan institusi pendidikan tinggi di negara-negara Asia Tenggara, khususnya Malaysia, Singapura, dan Thailand.


“Program Student Mobility ini menjadi sarana pertemuan akademik antara perguruan tinggi Indonesia dan perguruan tinggi di kawasan ASEAN. Melalui kegiatan ini, kita ingin membuka ruang pertukaran pengetahuan, pengalaman, serta gagasan untuk memperkuat kolaborasi pendidikan tinggi lintas negara,” ujar Ismail.


Menurutnya, mobilitas akademik tidak hanya memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengenal lingkungan pendidikan di negara lain, tetapi juga mendorong terbentuknya jejaring kolaborasi yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan. Interaksi langsung dengan sivitas akademika dari berbagai perguruan tinggi diharapkan dapat memperkaya perspektif mahasiswa mengenai perkembangan pendidikan, budaya, dan dinamika masyarakat di kawasan Asia Tenggara.


Pelaksanaan Mini Symposium on Southeast Asia Studies 2026 menjadi bagian awal dari rangkaian kegiatan yang menghubungkan agenda akademik dengan penguatan kemitraan regional. Tema yang diusung menekankan pentingnya pengembangan pengetahuan, penguatan nilai-nilai, dan kemitraan sebagai fondasi bagi kemajuan bersama di Asia Tenggara.


Melalui Student Mobility 2026, SEAAM berharap hubungan ant perguruan tinggi di kawasan ASEAN semakin berkembang, sekaligus membuka peluang bagi mahasiswa dan akademisi untuk membangun kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pertukaran pengalaman.


Rangkaian kegiatan yang berlangsung hingga 4 November 2026 ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperluas jejaring akademik Indonesia dengan perguruan tinggi mitra di Asia Tenggara serta mendorong terbentuknya ekosistem pendidikan tinggi yang semakin kolaboratif dan berorientasi internasional.(MA)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.