Jaga Sumber Air Bendungan Gapit, Bupati Sumbawa Pimpin Penanaman Pohon Serentak Putaran Kedua
Kegiatan tersebut diikuti oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, unsur Forkopimda, sejumlah OPD lingkup Pemkab Sumbawa, serta masyarakat setempat sebagai bentuk kolaborasi menjaga kelestarian lingkungan dan sumber daya air.
Dalam kegiatan ini, pemerintah bersama masyarakat menanam sebanyak 1.500 bibit pohon kemiri, 200 bibit alpukat, dan 150 bibit mente. Penanaman dilakukan di Kawasan Hutan Lindung Olat Busing dan Kawasan Hutan Lindung Ale, yang berada di sekitar Bendungan Gapit.
Bupati Syarafuddin Jarot menegaskan bahwa penanaman pohon ini merupakan langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan sumber air Bendungan Gapit.
“Jika tidak dilakukan penghijauan, sedikit demi sedikit Bendungan Gapit akan mengalami pendangkalan bahkan berpotensi kehilangan sumber air. Dampaknya sangat besar, terutama bagi sawah-sawah yang bergantung pada bendungan ini,” ujarnya.
Menurut Bupati, penghijauan dengan tanaman berekonomi tinggi diharapkan mampu mengembalikan dan menjaga mata air, sehingga Bendungan Gapit tetap berfungsi optimal sebagai penyedia air, baik di musim hujan maupun musim kemarau.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa masyarakat, khususnya petani penggarap, tetap diberikan kesempatan mengelola lahan. Namun, ia menegaskan agar tidak lagi menanam jagung di kawasan hutan lindung.
“Pohon-pohon yang ditanam ini hasilnya akan menjadi milik petani. Pemerintah juga akan terus membantu penyediaan bibit untuk mendukung penghijauan,” jelasnya.
Langkah ini, menurut Bupati, merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mewujudkan Sumbawa Hijau dan Lestari, sekaligus menjaga ketahanan air dan keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang.(NM/Red)






Post a Comment