Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2025, Wali Kota Bima Tekankan Kekompakan Layani Masyarakat
Apel diawali dengan pemeriksaan personel dan sarana prasarana, serta penyematan pita tanda Operasi Lilin 2025 kepada lima perwakilan personel gabungan dari Satlantas, Brimob, TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP oleh Wali Kota Bima bersama Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro, S.IK., M.Si.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kesiapsiagaan Polri, TNI, serta seluruh unsur pendukung, termasuk Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, BPBD, Kesbangpol, Dinas Koperindag, Basarnas, Jasa Raharja, relawan, dan pihak terkait lainnya dalam mendukung Operasi Lilin 2025.
Wali Kota menegaskan sejumlah isu strategis yang perlu mendapat perhatian serius, di antaranya peningkatan mobilitas masyarakat akhir tahun yang berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas di pusat kota, kawasan perdagangan, terminal, pelabuhan, lokasi wisata, dan ruang publik.
Selain itu, ia juga mengingatkan potensi gangguan ketertiban seperti konvoi kendaraan, penggunaan knalpot brong, konsumsi minuman beralkohol, serta dampak cuaca ekstrem yang rawan hujan lebat dan banjir.
“Keselamatan berlalu lintas, keamanan kawasan wisata, serta kenyamanan rumah ibadah selama perayaan Natal harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Wali Kota mengajak seluruh personel untuk menjaga kekompakan dan memperkuat sinergi lintas sektor tanpa ego sektoral. Menurutnya, keberhasilan Operasi Lilin 2025 sangat ditentukan oleh kerja sama, komunikasi yang efektif, dan pengabdian tulus kepada masyarakat.
Sementara itu, Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, S.IK., M.Si menyampaikan amanat Kapolri bahwa apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel dan sarana prasarana guna memastikan pelayanan perayaan Natal dan Tahun Baru berjalan optimal.
Ia menyebutkan, berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat selama Natal dan Tahun Baru 2025 diperkirakan mencapai 119,5 juta orang atau meningkat 7,97 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Operasi Lilin 2025 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, dengan melibatkan 146.701 personel gabungan di seluruh Indonesia dan didukung 2.903 posko pengamanan, pelayanan, dan terpadu.
Apel tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Kota Bima, serta instansi terkait lainnya.(nm)






Post a Comment