Banjir Lombok Tengah, Gubernur NTB Pastikan Bantuan Hunian dan Pendidikan


Lombok Tengah, Media NTB – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal meninjau langsung kondisi warga terdampak banjir di Desa Kabul, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah, Rabu (14/1/2026). Dalam kunjungan tersebut, Gubernur memastikan pembangunan hunian layak bagi warga yang rumahnya tidak memenuhi standar kesehatan, serta dukungan pendidikan bagi anak-anak korban banjir.


Gubernur mengaku prihatin setelah melihat langsung kondisi salah satu keluarga terdampak yang harus tinggal bersama dua anaknya di rumah sempit tanpa dinding permanen dan atap yang tidak layak.


“Saya akan buatkan rumah yang sehat dan layak untuk ditinggali bersama anak-anak, meski sederhana,” ujar Gubernur Iqbal.


Selain bantuan hunian, Gubernur juga menjanjikan beasiswa pendidikan bagi anak dari keluarga tersebut agar tetap dapat melanjutkan sekolah tanpa terkendala kondisi ekonomi pascabencana.


Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi Ketua TP PKK Provinsi NTB Sinta M. Iqbal, Kepala Baznas Provinsi NTB, serta sejumlah kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi NTB. Melalui Baznas Provinsi NTB, pemerintah turut menyalurkan bantuan berupa paket sembako dan perlengkapan bayi kepada warga terdampak banjir.


Saat meninjau lokasi banjir, Gubernur juga menyoroti tingginya sedimentasi sungai berupa pasir dan lumpur yang menyebabkan luapan air ke permukiman warga. Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah akan segera menurunkan alat berat guna melakukan pengerukan sungai.


“Pasir hasil pengerukan bisa dimanfaatkan warga untuk pembangunan rumah atau dijual guna membantu perekonomian mereka. Kita gotong royong menangani dampak banjir ini,” katanya.



Berdasarkan data sementara, banjir di Kabupaten Lombok Tengah melanda dua kecamatan. Di Kecamatan Praya Barat Daya, Desa Kabul menjadi wilayah terdampak paling parah dengan sekitar 250 kepala keluarga dan 250 unit rumah terendam banjir. Sementara itu, di Desa Montong Ajang tercatat sekitar 50 kepala keluarga terdampak.


Banjir juga menggenangi wilayah Selong Belanak di Kecamatan Praya Barat. Hingga saat ini, tim reaksi cepat masih melakukan pendataan lanjutan guna memastikan jumlah warga terdampak dan besaran kerugian akibat bencana tersebut.(NM)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.