Bersama TNI Polri, Pemkab Bima Gotong Royong Bersihkan Pantai


Kabupaten Bima, Media NTB – Pemerintah Kabupaten Bima kembali menggelar kegiatan gotong royong pembersihan sampah di kawasan Teluk Bima dengan melibatkan TNI dan Polri. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (23/01), menyasar ruas jalan lintas Bima–Sumbawa sepanjang kurang lebih 8 kilometer.


Kegiatan dipimpin langsung oleh Bupati Bima Ady Mahyudi bersama Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy, Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., serta Sekretaris Daerah Adel Linggi Ardi, S.E.


Aksi bersih-bersih dimulai dari Patung Kuda, melewati Taman Panda, Pantai Kalaki, hingga berakhir di depan Bandara Sultan Muhammad Salahuddin, Kecamatan Palibelo. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari gotong royong serupa yang sebelumnya digelar di ruas Jalan Negara Kota Bima–Wawo.


Untuk memudahkan pengaturan instansi dan mitra kerja yang terlibat, kegiatan gotong royong dibagi menjadi tiga zona.


Zona A membentang dari Patung Kuda hingga Pos SAR Bima sepanjang 2,5 kilometer, melibatkan personel Kodim 1608/Bima dan 14 OPD.


Zona B dari Pos SAR Bima hingga Kalaki Beach Hotel sepanjang 2,5 kilometer, melibatkan 15 OPD.


Sementara Zona C dari Kalaki Beach Hotel hingga depan Bandara Sultan Muhammad Salahuddin sepanjang 3 kilometer, melibatkan personel Polres Bima dan 17 OPD.


Bupati Bima, Wakil Bupati, dan Kapolres Bima turut memantau secara langsung aktivitas gotong royong di setiap zona.


Bupati Bima Ady Mahyudi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat.


“Terima kasih kepada jajaran TNI, Polri, Camat Palibelo, Kepala Desa Panda, serta pimpinan OPD beserta jajarannya yang telah mendukung program pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat,” ujarnya.


Ia menegaskan, kegiatan gotong royong akan terus digalakkan guna mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat, khususnya dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.


Bupati juga mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, terlebih di musim hujan yang berpotensi menimbulkan banjir dan penyebaran penyakit.(Red)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.