Gubernur NTB Resmikan Pertokoan Masjid Jami’ Al Akbar Masbagik, Dorong Kemandirian Finansial Masjid
Gubernur mengatakan, keberadaan kompleks pertokoan tersebut merupakan perwujudan cita-cita pengurus Masjid Jami’ Al Akbar agar masjid tidak hanya berfungsi sebagai pusat ibadah, tetapi juga memiliki sumber pendanaan mandiri yang berkelanjutan.
“Alhamdulillah, melalui kerja sama dan koordinasi semua pihak, mimpi itu hari ini terwujud. Mudah-mudahan ini menjadi model pengelolaan masjid ke depan, tidak hanya bagi sekitar 1.400 masjid di Lombok Timur, tetapi juga ribuan masjid di seluruh NTB agar bisa mandiri,” ujar Gubernur.
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi NTB terus mendorong masjid-masjid di daerah untuk mengembangkan skema kemandirian serupa, salah satunya melalui optimalisasi pengelolaan tanah wakaf agar lebih produktif dan berkelanjutan.
Menurut Gubernur, kemandirian finansial masjid merupakan faktor penting dalam mendukung penguatan syiar keagamaan serta pelaksanaan berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan secara berkesinambungan.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga mengapresiasi kuatnya semangat kebersamaan dan persaudaraan masyarakat Masbagik yang dinilainya tumbuh secara alami dan menjadi modal sosial yang sangat berharga.
“Saya berharap hubungan emosional dan ikatan persaudaraan ini terus terjaga. Inilah modal sosial terpenting dalam membangun daerah—rasa guyub, rasa memiliki, dan kebersamaan. Jika Masbagik bersatu, insya Allah Lombok Timur akan maju,” katanya.
Turut hadir dalam peresmian tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur M. Juaini Taofik, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) NTB Ahsanul Khalik, Kepala Bakesbangpoldagri NTB Surya Bahari, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda NTB Hubaidi, Ketua Baznas NTB Lalu Muhammad Iqbal, serta Ketua DPRD Kabupaten Lombok Timur Muhammad Yusri.(NM)





Post a Comment