Pulau Bungin Disiapkan Jadi Sentra Budidaya Lobster dan Mutiara, Target 1.000 Kerambah
Komitmen tersebut disampaikan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Ir. Sakti Wahyu Trenggono, M.M., IPU dalam kunjungannya yang dilaksanakan di lokasi Kampung Nelayan Merah Putih, Desa Pulau Bungin, Jumat (27/02/2025). Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, jajaran Forkopimda Kabupaten Sumbawa, para kepala OPD terkait lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa, serta masyarakat Kampung Nelayan Pulau Bungin.
Kepala Desa Pulau Bungin, menyampaikan apresiasi atas hadirnya program Kampung Nelayan Merah Putih. Ia menuturkan bahwa masyarakat mulai merasakan manfaat nyata dari program tersebut, terutama dalam peningkatan nilai ekonomis hasil perikanan. Budidaya lobster dan kerang juga mulai berkembang berkat dukungan pelatihan dari pemerintah provinsi.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Ir. Sakti Wahyu Trenggono, M.M., IPU menyampaikan dukungan penuh terhadap pengembangan budidaya di Pulau Bungin. Ia menargetkan pembangunan 1.000 kerambah lobster sebagai bagian dari transformasi nelayan tangkap menjadi nelayan budidaya.
“Ke depan, kita dorong Pulau Bungin menjadi kampung budidaya lobster dan mutiara. Selain menjadi nelayan tangkap, masyarakat juga dapat beralih menjadi nelayan budidaya agar penghasilannya lebih stabil dan berkelanjutan,” ujarnya.
Menurut Menteri, pengembangan budidaya tersebut akan diperkuat dengan sistem pemasaran terintegrasi. Pemerintah akan membantu menghadirkan pembeli secara langsung sehingga nelayan tidak mengalami kendala dalam memasarkan hasil produksinya.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap pengembangan 1.000 kerambah lobster dan budidaya mutiara ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan pesisir, memperkuat daya saing sektor kelautan, serta menjadikan Pulau Bungin sebagai model kampung budidaya modern di wilayah timur Indonesia.
(IP/WRM/NM)





Post a Comment