Bupati Bima: Safari Ramadan, Memperkuat Ukhuwah


Bima, Media NTB - Safari Ramadan Jajaran Pemerintah Kabupaten Bima di Masjid Darul Abrar Desa Punti Kecamatan Soromandi dihadiri Bupati Bima Ady Mahyudi beserta Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten Bima Ny. Murni Suciyanti dan Wakil Bupati dr.H. Irfan Zubaidy, Inspektur Iwan Setiawan, SE beserta para kepala perangkat daerah, kepala bagian, pejabat struktural dan fungsional perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bima.


Bupati Bima dalam sambutan yang diawali penyerahan bantuan paket al Qur'an, paket bantuan tanggap bencana dan bantuan beras BAZNAS kembali menegaskan tujuan kehadiran pimpinan daerah pada setiap kegiatan safari Ramadan.


"Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati beserta jajaran dalam rangkaian Safari Ramadan di seluruh kecamatan dihajatkan untuk tetap menjalin, menjaga dan memperkuat ukhuwah. Melalui kegiatan ini juga pemerintah daerah ini lebih dekat dan melihat dari dekat masalah yang dihadapi oleh masyarakat'. Jelas Bupati.


Selain menjelaskan tujuan Safari Ramadan, pada kesempatan tersebut Bupati juga kembali memaparkan capaian dan penjabaran visi Bima Bermartabat dalam kurung waktu satu tahun kepemimpinan.


"Pada tanggal 20 Februari 2026 lalu, tepat satu tahun Bupati dan Wakil Bupati memimpin Kabupaten Bima. Dalam perjalanan pemerintahan, ada sejumlah capaian yang telah ditorehkan. Namun demikian masih banyak aspirasi dan harapan masyarakat yang belum dapat diwujudkan. Karena banyak tantangan yang dihadapi oleh pemerintah daerah antara lain adanya efisiensi anggaran oleh pemerintah pusat yang mengharuskan pemerintah daerah untuk lebih mencermati prioritas pembangunan di daerah. Namun, kami tetap berkomitmen untuk terus mencari peluang bagi kemajuan daerah". Imbuh Bupati.


Sementara itu, penceramah, Ustadz  Farhan Bil Islam,S.Ag memaparkan ada empat perkara yang Allah SWT akan ambil paksa dari seorang hamba Allah.


Perkara tersebut yaitu Allah akan mengambil paksa ajal, harta orang yang meninggal untuk diserahkan kepada ahli waris. Allah juga akan mengambil paksa jasad dalam kubur, serta mengambil paksa amal dan diberikan  kepada orang yang didholimi". Jelas Ustadz Farhan.(NM)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.