Bangun Kualitas Mahasiswa, LBC STIT Sunan Giri Bima Hadirkan N. Marewo dalam Diskusi Interdisipliner
Bima, Media NTB – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Laskar Bima Craft (LBC) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Sunan Giri Bima mengawali rangkaian Interdisciplinary Discussion Series dengan menghadirkan budayawan Bima-Dompu sekaligus novelis internasional, Nasrullah yang dikenal dengan nama pena N. Marewo, dalam sebuah forum diskusi bertajuk “Live Quality as a Student in Bima”, Kamis (16/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus STIT Sunan Giri Bima sejak pukul 20.00 WITA tersebut menjadi pembuka dari agenda diskusi ilmiah yang diinisiasi oleh Bidang Keorganisasian dan Sumber Daya Manusia (SDM) LBC.
Dalam pemaparannya, N. Marewo menekankan pentingnya membangun kualitas diri mahasiswa sebagai fondasi utama dalam menghadapi tantangan zaman. Ia menjelaskan bahwa mahasiswa yang berkualitas tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari karakter dan integritas pribadi.
Menurutnya, terdapat sejumlah karakter kunci yang perlu dimiliki oleh mahasiswa, antara lain kemampuan berpikir objektif (objective person), produktivitas dan efisiensi, etos kerja tinggi (hard working), sikap saling menghargai (respectful), semangat yang kuat (passionate), serta motivasi yang konsisten (always motivated). Selain itu, mahasiswa juga dituntut untuk terorganisir, bertanggung jawab (accountable), disiplin diri (self-disciplined), dan memiliki kredibilitas.
“Menjadi mahasiswa berkualitas bukan hanya tentang apa yang dipelajari di ruang kelas, tetapi bagaimana membangun karakter, pola pikir, dan tanggung jawab terhadap diri sendiri serta lingkungan,” ujar N. Marewo dalam sesi diskusi.
Diskusi berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif dari mahasiswa yang antusias menyimak materi dan mengajukan berbagai pertanyaan. Penyampaian materi yang komunikatif dan kontekstual membuat peserta lebih mudah memahami gagasan yang disampaikan narasumber.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah dosen STIT Sunan Giri Bima, yang menunjukkan dukungan terhadap penguatan budaya akademik dan ruang dialog intelektual di lingkungan kampus.
Melalui kegiatan ini, Laskar Bima Craft berharap dapat terus menumbuhkan semangat literasi, memperkuat kualitas intelektual mahasiswa, serta mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara karakter di tengah tantangan perkembangan zaman.(MA)





Post a Comment