Wali Kota Bima Tinjau Progres Akhir Gedung Baru RSUD, Layanan Bertahap Dimulai Juli Ini


Kota Bima, Media NTB – Wali Kota Bima H. A. Rahman, SE, meninjau progres akhir pembangunan gedung baru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bima, Selasa (14/7/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan penyelesaian proyek berjalan sesuai target sekaligus mengecek kesiapan operasional rumah sakit yang akan mulai melayani masyarakat secara bertahap pada Juli 2026.


Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota didampingi Direktur RSUD Kota Bima dr. Fathurrahman, FISQua, FIHFAA, kontraktor pelaksana, Pelaksana Tugas Inspektur Kota Bima, Kepala Dinas PUPR Kota Bima, serta Kepala Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kota Bima.


Direktur RSUD Kota Bima menjelaskan bahwa proyek pembangunan telah memperoleh perpanjangan waktu melalui adendum kontrak selama 65 hari. Secara umum, progres pekerjaan masih berada dalam jalur yang direncanakan, meskipun penyelesaian beberapa item sempat mengalami kendala akibat keterbatasan pasokan material.


Menurutnya, hambatan utama berasal dari distribusi mortar dan material acian untuk pemasangan bata ringan yang didatangkan dari Surabaya. Setiap pengiriman hanya mampu membawa sekitar 100 hingga 150 sak dan habis digunakan dalam waktu sekitar dua hari, sehingga pasokan harus dilakukan secara berulang. Selain itu, meningkatnya biaya transportasi juga memengaruhi kelancaran distribusi material ke lokasi proyek.


Meski pembangunan belum sepenuhnya rampung, Pemerintah Kota Bima berencana mulai mengoperasikan sebagian layanan RSUD di gedung baru secara bertahap pada bulan Juli. Langkah tersebut dilakukan bersamaan dengan penyelesaian proses perizinan operasional agar pelayanan dapat berjalan di gedung lama dan gedung baru selama masa transisi.


Pada tahap awal, layanan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) akan dipindahkan ke gedung baru, sementara pelayanan rawat inap masih tetap berlangsung di gedung RSUD lama hingga seluruh ruang perawatan di bangunan baru selesai dan siap digunakan.


Direktur RSUD menambahkan, setelah seluruh fasilitas, khususnya instalasi rawat inap, telah rampung, seluruh pelayanan rumah sakit akan dipindahkan secara penuh ke gedung baru.


Dalam arahannya, Wali Kota Bima meminta seluruh pihak yang terlibat memperkuat koordinasi agar penyelesaian proyek tidak melampaui target waktu dan tetap memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan.


Ia juga menekankan pentingnya mematangkan seluruh aspek operasional, mulai dari penyelesaian perizinan, penyediaan sarana pendukung, hingga skema pemindahan layanan. Menurutnya, kesiapan tersebut menjadi kunci agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal selama proses transisi menuju operasional penuh gedung baru RSUD Kota Bima.(NM)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.