Kota Bima Borong Dua Terbaik I, Raih Insentif Rp4 Miliar dari Kemendagri
Penghargaan tersebut diberikan Kementerian Dalam Negeri dalam acara yang berlangsung di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis malam (17/9/2026), untuk kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan serta Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan tingkat kota.
Masing-masing penghargaan disertai insentif senilai Rp2 miliar, sehingga total dukungan yang diterima Kota Bima mencapai Rp4 miliar.
Pada kategori layanan kesehatan, Kota Bima menempati posisi Terbaik I, disusul Kota Mataram di posisi kedua dan Kota Kupang di posisi ketiga. Sementara pada kategori akses penduduk terhadap layanan pendidikan, Kota Bima kembali berada di posisi Terbaik I tingkat kota.
Wali Kota Bima H. A. Rahman, S.E. hadir menerima penghargaan mewakili Pemerintah Kota Bima. Ia didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bima, Syahrial Nuryadin, S.IP., M.M.
Capaian tersebut diberikan berdasarkan penilaian terhadap kinerja pemerintah daerah dalam memenuhi pelayanan dasar masyarakat. Pada Batch II, penilaian mencakup empat bidang, yaitu akses dan kualitas layanan kesehatan, akses penduduk terhadap layanan pendidikan, implementasi Program 3 Juta Rumah, serta pengelolaan sampah dan lingkungan asri.
Khusus bidang kesehatan, indikator penilaian antara lain meliputi akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), sanitasi layak, ketersediaan fasilitas kesehatan sesuai standar, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga inovasi pelayanan yang inklusif dan berdampak.
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan semata bentuk apresiasi, tetapi juga dorongan agar pemerintah daerah terus memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat. Insentif yang diberikan diharapkan dapat mendukung program pembangunan di daerah.
Bagi Kota Bima, dua penghargaan tersebut menjadi capaian sekaligus tanggung jawab untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan dasar. Insentif Rp4 miliar juga menjadi tambahan dukungan dalam memperkuat program pembangunan yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat.
Pemerintah Kota Bima menyatakan capaian tersebut akan menjadi motivasi untuk memperluas akses pelayanan publik, meningkatkan mutu layanan kesehatan dan pendidikan, serta memastikan kebijakan pembangunan memberikan manfaat yang lebih nyata bagi warga.
Dua penghargaan Terbaik I bukan sekadar pencapaian administratif. Ukuran akhirnya tetap berada pada sejauh mana kualitas pelayanan tersebut benar-benar dirasakan masyarakat. Karena itu, penghargaan ini menjadi capaian yang perlu dipertahankan sekaligus momentum untuk terus melakukan perbaikan.(NM)





Post a Comment