Mahasiswa Dompu Audiensi dengan Bupati, Soroti Kebijakan PHK Honorer Non-Database


Dompu, Media NTB – Ratusan mahasiswa Kabupaten Dompu yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), dan Eksekutif Lembaga Mahasiswa Nasional Demokrasi (EK-LMND) menggelar audiensi dengan Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE, di Ruang Rapat Bupati Dompu, Senin (12/01/2026).


Audiensi tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Dompu, Ir. Muttakun, Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan, Kemasyarakatan, dan SDM Drs. Arif Munandar, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Nukman, SH, Asisten Pemerintahan dan Kesra Ardiansyah, SE, serta Kabag Hukum Setda Dompu, Momon Suherman, SH.


Dialog berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Bupati Dompu bersama Ketua DPRD secara langsung mendengarkan aspirasi mahasiswa yang disampaikan secara terbuka. Diskusi dipandu oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Nukman, SH.


Salah satu tuntutan utama yang disampaikan mahasiswa adalah mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu untuk membatalkan kebijakan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap tenaga honorer non-database BKN.


“Kami meminta Bupati Dompu membatalkan kebijakan PHK tenaga honorer non-database BKN karena kebijakan tersebut berdampak pada hilangnya mata pencaharian masyarakat,” ujar salah satu perwakilan mahasiswa.


Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Dompu Bambang Firdaus menjelaskan secara rinci bahwa kebijakan yang diambil pemerintah daerah merupakan bentuk kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.


“Apa yang dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu terkait tenaga honorer non-database BKN adalah bentuk ketaatan terhadap amanah undang-undang dan regulasi yang berlaku,” tegas Bupati.


Ia menambahkan, setiap kebijakan yang diambil selalu mengacu pada ketentuan hukum dan regulasi yang ada, sehingga perlu dipahami secara bersama oleh seluruh elemen masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bambang Firdaus juga menyampaikan apresiasi kepada elemen mahasiswa yang memilih jalur dialog untuk menyampaikan aspirasi.


“Saya mengapresiasi langkah mahasiswa yang beraudiensi dan berdialog untuk mencari solusi atas persoalan yang terjadi di daerah. Ini langkah yang tepat dan elegan,” ujarnya.


Setelah dialog berlangsung cukup alot namun konstruktif, audiensi pun berakhir dengan suasana penuh kehangatan. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara Bupati Dompu dan perwakilan mahasiswa di lobi Kantor Bupati Dompu.(NM)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.