Pemkab Lombok Timur Gelar Peringatan Isra’ Mi’raj 1447 H, Alokasikan Rp 10 Miliar untuk Pengembangan Masjid Agung Selong


Selong, Media NTB - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menggelar Pengajian Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi tingkat Kabupaten Lombok Timur, Rabu malam (14/01/2026). Kegiatan berlangsung khidmat di Masjid Agung Al-Mujahidin Selong dan dihadiri unsur Forkopimda, ASN lingkup Pemda Lombok Timur, serta masyarakat.


Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, dalam sambutannya menyampaikan salam takzim dari Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur yang berhalangan hadir. Pada kesempatan tersebut, Sekda menegaskan komitmen Pemerintah Daerah untuk menjadikan Masjid Agung Al-Mujahidin sebagai pusat peribadatan dan kegiatan keagamaan di ibu kota kabupaten.


“Alhamdulillah, Bapak Bupati telah memutuskan mengalokasikan anggaran dari APBD Tahun 2026 kurang lebih sebesar Rp10 miliar untuk memperindah dan mengembangkan Masjid Agung Al-Mujahidin Selong,” ungkapnya.


Sekda mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk para dermawan, untuk berpartisipasi aktif dalam pengembangan masjid, baik melalui dukungan moril, materiil, maupun saran dan masukan, agar pembangunan yang dilakukan benar-benar mencerminkan identitas daerah serta memberikan kenyamanan bagi seluruh jamaah.


Ia juga mengajak para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memetik hikmah Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, khususnya dalam memperkuat integritas, disiplin, dan semangat pengabdian sebagai pelayan masyarakat.


Sementara itu, tausiah disampaikan oleh TGH. Muzayyin Shobri, yang menekankan kemuliaan bulan Rajab sebagai bulan terjadinya peristiwa agung Isra’ Mi’raj. Menurutnya, peristiwa tersebut merupakan bukti kecintaan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW, di mana Rasulullah memperoleh nikmat tertinggi berupa perjumpaan langsung dengan Allah SWT.


Ia juga menguraikan keistimewaan bulan-bulan mulia dalam Islam, yakni Rajab sebagai bulan Allah, Sya’ban sebagai bulan Nabi Muhammad SAW yang ditandai dengan perintah memperbanyak shalawat, serta Ramadhan sebagai bulan umat Nabi Muhammad SAW di mana pahala ibadah dilipatgandakan.


Lebih lanjut, TGH. Muzayyin Shobri mengajak jamaah untuk semakin mengenal Allah SWT melalui pemahaman Asmaul Husna, sifat-sifat-Nya, serta perintah dan larangan dalam Al-Qur’an. Jamaah juga diajak untuk melakukan tadabbur atas berbagai nikmat yang telah dianugerahkan Allah SWT dalam kehidupan sehari-hari.


Melalui momentum peringatan Isra’ Mi’raj ini, jamaah diharapkan dapat meningkatkan kualitas ibadah, tidak hanya secara lahiriah, tetapi juga dengan menghadirkan kekhusyukan hati, kedisiplinan, serta rasa syukur dalam setiap amal perbuatan.(Nm/Red)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.