Pemkab Sumbawa Barat Gelar Orientasi RKPD 2027, Fokus Akselerasi Pelayanan Dasar dan Pertumbuhan Ekonomi Baru


Sunbawa Barat, Media NTB – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menyelenggarakan Orientasi Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Ruang Rapat Gili Paserang, Lantai III Graha Praja. Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, ST., M.Si., Wakil Bupati Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov., Sekretaris Daerah drh. Hairul, M.M., para Asisten, serta seluruh Kepala OPD, Sekretaris OPD, Kasubag Program, dan fungsional perencana di lingkup Pemkab Sumbawa Barat.


Orientasi RKPD 2027 bertujuan untuk menyamakan persepsi dan menyelaraskan arah kebijakan pembangunan daerah sebagai dasar penyusunan dokumen perencanaan tahunan.


Kepala Bappeda Sumbawa Barat, Suhadi, S.P., M.Si., dalam laporannya menegaskan bahwa orientasi RKPD merupakan tahapan awal yang krusial dalam proses penyusunan RKPD Tahun 2027. Agenda utama kegiatan ini adalah mendengarkan arahan pimpinan daerah terkait arah kebijakan pembangunan, kerangka regulasi, serta isu-isu strategis yang akan menjadi pijakan perencanaan.


Suhadi menjelaskan, proses penyusunan RKPD 2027 telah dimulai sejak pertengahan Desember 2025 dan ditargetkan rampung pada pertengahan Mei 2027, melalui sejumlah tahapan mulai dari penyusunan rancangan awal, rancangan RKPD, pelaksanaan musrenbang, perumusan akhir, hingga penetapan.


RKPD Tahun 2027 mengusung tema pembangunan “Akselerasi Pelayanan Dasar, Produktivitas Daerah, dan Pertumbuhan Kelas dan Ekonomi Baru”. Tema ini difokuskan pada percepatan tiga pilar utama pembangunan, yakni peningkatan kesejahteraan sosial, optimalisasi potensi sumber daya daerah, serta penciptaan sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru.


Dalam arahannya, Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap konsisten menjalankan dua program unggulan, yakni Kartu Sumbawa Barat Maju dan Sumbawa Barat Maju Luar Biasa.


Terkait Kartu Sumbawa Barat Maju, Bupati menyampaikan bahwa program tersebut telah melayani 37.990 Kepala Keluarga atau 39.979 jiwa. Ia menekankan agar pada tahun 2026 tidak lagi terdapat keluhan dari masyarakat.


“Di tahun 2026 saya harapkan tidak ada lagi keluhan terkait Kartu Sumbawa Barat Maju. Program ini harus kita kerjakan secara maksimal,” tegas Bupati.


Selain itu, Bupati juga mengungkapkan bahwa program Sumbawa Barat Maju Luar Biasa saat ini masih dalam tahap penyusunan, dengan salah satu fokus utama pada pengembangan sektor pariwisata berbasis budaya lokal. Hal tersebut selaras dengan upaya menyiapkan ketahanan ekonomi pascatambang, sebagaimana telah dibahas dalam audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara pada 7 Januari 2026.


Suhadi menambahkan, penyusunan RKPD 2027 juga harus memperhatikan capaian kinerja pemerintah daerah yang diukur melalui tiga indikator utama, yaitu Indikator Kinerja Utama (IKU), Indikator Kinerja Daerah, dan Indikator Utama Pembangunan (IUP). Target IKU Tahun 2027 antara lain Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 77,49 poin, penurunan angka kemiskinan menjadi 9,50 persen, serta pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen.


Melalui orientasi ini, diharapkan seluruh perangkat daerah memiliki pedoman perencanaan yang jelas, mampu menyelaraskan program dan kegiatan dengan sasaran pembangunan daerah, serta meningkatkan kualitas perencanaan yang akuntabel, efektif, dan berorientasi pada hasil.


Orientasi RKPD 2027 menjadi langkah awal dalam mewujudkan visi pembangunan daerah “Terwujudnya KSB Maju Luar Biasa Menuju Transformasi Kesejahteraan Masyarakat Sumbawa Barat”, yang akan menjadi landasan utama dalam setiap tahapan penyusunan RKPD ke depan.(NM)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.