Wabup Lombok Utara Buka Pelatihan Sahabat Pengadilan Program GEMERCIK


Tanjung, Media NTB - Wakil Bupati Lombok Utara Kusmalahadi Syamsuri, S.T., M.T. secara resmi membuka Pelatihan Sahabat Pengadilan Program GEMERCIK (Gerakan Meraih Cita Tanpa Kawin Anak), Senin (26/1/2026), di Medana Bay Marina. Kegiatan ini merupakan kerja sama Pemerintah Kabupaten Lombok Utara dengan Plan Indonesia.


Pelatihan yang berlangsung selama dua hari, 26–27 Januari 2026, melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perangkat daerah, pendidik, hingga perwakilan pelajar tingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Lombok Utara.


Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Lombok Utara Fathurrahman, S.ST., tim Plan Indonesia, perwakilan guru, serta siswa-siswi dari sejumlah sekolah.


Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kusmalahadi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program GEMERCIK sebagai langkah strategis dalam upaya pencegahan perkawinan anak.


“Anak-anak yang hadir hari ini adalah generasi penerus Lombok Utara. Mereka harus kita persiapkan sejak sekarang agar mampu meraih masa depan yang lebih baik,” tegasnya.


Ia menekankan bahwa pencegahan perkawinan anak tidak cukup hanya dengan regulasi, tetapi memerlukan gerakan nyata, kolaborasi lintas sektor, serta edukasi berkelanjutan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.


“Perkawinan anak bukan hanya persoalan hukum, tetapi berdampak serius terhadap kesehatan, pendidikan, stunting, dan kualitas sumber daya manusia di masa depan,” ujarnya.


Sementara itu, perwakilan Plan Indonesia menyampaikan bahwa program GEMERCIK diharapkan dapat memperkuat peran sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.


Pelatihan Sahabat Pengadilan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai dampak perkawinan anak, mekanisme perlindungan anak, serta peran lembaga peradilan dalam memberikan perlindungan hukum.


Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir agen-agen perubahan yang mampu menjadi garda terdepan dalam pencegahan perkawinan anak di Kabupaten Lombok Utara. (NM)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.