Pemkab Sumbawa Barat Kick Off Program Industrialisasi Ketenagakerjaan Melalui Beasiswa Pelatihan Mekanik Alat Berat
Hadir pada kesempatan ini, Wakil Bupati Sumbawa Barat Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov., para asisten dan jajaran Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, perwakilan PT. AMMAN Mineral serta perwakilan United Tractors School.
Program ini merupakan bagian dari implementasi salah satu program prioritas daerah KSB Maju Luar Biasa, khususnya pada klaster industri yang berfokus pada pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal agar siap bersaing di dunia industri.
Bupati Sumbawa Barat, Amar Nurmansyah, S.T., M.Si. dalam sambutan dan arahannya menegaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah menyiapkan angkatan kerja yang kompeten dan berdaya saing melalui pelatihan berorientasi langsung pada penempatan kerja.
“Pelatihan yang kita siapkan bukan sekadar pelatihan untuk meningkatkan keterampilan, tetapi pelatihan yang jelas arah penempatannya. Semua program pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) nantinya harus berorientasi pada penempatan kerja,” ujar Bupati.
Bupati menjelaskan bahwa program industrialisasi ketenagakerjaan menjadi salah satu fokus dalam Peraturan Bupati tentang Program KSB Maju Luar Biasa yang saat ini berada pada tahap akhir harmonisasi. Program tersebut mencakup tiga klaster utama, yaitu pariwisata, sektor pertanian–peternakan–perikanan, serta industri.
Pada klaster industri, terdapat dua subprogram utama, yakni industri hilirisasi serta industri ketenagakerjaan. Salah satu irisan industri ketenagakerjaan, yaitu kerja sama pemerintah daerah dengan PT Amman Mineral dan United Tractors School, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat berupaya memperkuat kapasitas BLK dengan menghadirkan program pelatihan mekanik alat berat yang berstandar industri.
Perwakilan PT Amman Mineral, Dhimas Purnama, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan wujud sinergi antara program pemberdayaan masyarakat perusahaan dengan visi pembangunan sumber daya manusia yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat.
Ia menjelaskan bahwa sebelumnya program pelatihan serupa telah menghasilkan sekitar 170 lulusan dari Kabupaten Sumbawa Barat dengan tingkat penyerapan kerja mencapai sekitar 90 persen, baik di lingkungan United Tractors, PT Amman Mineral, maupun perusahaan dalam jaringan Astra Group.
“Melalui program ini kami berharap semakin banyak talenta muda dari Sumbawa Barat yang memiliki kompetensi di bidang mekanik dan mampu bersaing di dunia industri,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan United Tractors School, Dwi Winarno, memaparkan bahwa program pelatihan mekanik alat berat dirancang melalui tahapan seleksi yang ketat, mulai dari seleksi administrasi, psikotes, wawancara hingga pemeriksaan kesehatan.
Peserta yang dinyatakan lulus seleksi akan mengikuti pembinaan mental dan disiplin selama dua minggu, kemudian menjalani pelatihan In Class selama 3,5 bulan di United Tractors School, dilanjutkan dengan On The Job Training (OJT) selama delapan bulan di cabang United Tractors. Setelah itu, peserta akan mengikuti proses sertifikasi kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) – Lembaga Sertifikasi Profesi Alat Berat Indonesia (LSP ABI),
Program ini membuka kesempatan bagi generasi muda Kabupaten Sumbawa Barat dengan usia maksimal 24 tahun dan pendidikan minimal SMA/SMK atau sederajat. Pendaftaran dibuka mulai 11 hingga 18 Maret 2026 tanpa dipungut biaya.
Peserta yang diterima akan mendapatkan berbagai fasilitas, antara lain pelatihan gratis, uang saku selama masa pelatihan, seragam pelatihan, sertifikat pelatihan, sertifikat sertifikasi kompetensi, serta dukungan akomodasi dan transportasi selama mengikuti program.
Pada gelombang pertama, program beasiswa pelatihan akan diikuti oleh 16 peserta dari Kabupaten Sumbawa Barat. Pelatihan tahap awal akan dilaksanakan di Jakarta karena pembangunan dan revitalisasi BLK di Kabupaten Sumbawa Barat masih dalam proses penyelesaian. Targetnya pada 20 November mendatang, BLK Sumbawa Barat sudah bisa diresmikan.
Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan tenaga kerja yang kompeten dan membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat Sumbawa Barat. Melalui kolaborasi dan sinergi antar pemerintah daerah, dunia usaha dan lembaga pelatihan, pemerintah optimis program ini akan menjadi angin segar bagi angkatan kerja di Kabupaten Sumbawa Barat.(nqf/red)





Post a Comment