Presiden Prabowo Resmikan Bendungan Meninting, Tegaskan Air Harus Sampai ke Petani
Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa bendungan harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat, terutama petani. "Pastikan bahwa air yang dibutuhkan petani sampai kepada petani. Para petani adalah produsen pangan. Tanpa pangan tidak ada negara," tegas Presiden.
Presiden juga menekankan pentingnya kesinambungan pembangunan lintas pemerintahan serta mengingatkan seluruh penyelenggara negara untuk menjaga integritas dalam mengelola anggaran pembangunan agar benar-benar dinikmati rakyat.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menjelaskan, lima bendungan yang diresmikan memiliki kapasitas tampung sekitar 371 juta meter kubik dan didukung jaringan irigasi sepanjang 280 kilometer yang melayani sekitar 40.000 hektare lahan pertanian. Infrastruktur tersebut diproyeksikan mampu meningkatkan produksi padi hingga 720.000 ton per tahun, menyediakan air baku, mengurangi risiko banjir, serta mendukung energi baru terbarukan.
Khusus Bendungan Meninting, bendungan ini akan mengairi sekitar 1.600 hektare lahan pertanian, meningkatkan intensitas tanam dari satu kali menjadi tiga kali panen setiap tahun, menyediakan air baku bagi sekitar 100.000 jiwa, serta mengurangi potensi banjir di Lombok Barat dan sebagian Kota Mataram. Bendungan ini juga diharapkan mengakhiri konflik perebutan air antarpetani yang selama ini terjadi pada musim kemarau.
Peresmian Bendungan Meninting menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat infrastruktur sumber daya air sebagai fondasi swasembada pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.(NM)





Post a Comment